Jumat, 07 Januari 2011


Joshua I. Maanari 070213046
TUGAS LAPORAN STUDI KELAYAKAN BISNIS


Banyaknya investasi proyek yang gagal, baik pada tahap pembangunan maupun tahap operasi, membuat perlunya ketepatan dan ketelitian dalam tahap studi kelayakan proyek agar risiko kegagalan seperti itu di kemudian hari dapat dikurangi dengan memperbaiki project managementnya.
Manfaat yang diperoleh dari studi kelayakan proyek
Manfaat dari studi kelayakan proyek IT ini adalah hasil dari laporan tertulis, isi dari studi kelayakan proyek ini mengungkapkan bahwa suatu rencana bisnis dapat direalisasikan. Laporan tadi dapat digunakan sebagai masukan utama dalam rangka mengkaji ulang untuk menyetujui atau sebaliknya menolak hasil studi kelayakan tadi. Laporan studi kelayakan haruslah menyatakan manfaat sebagai berikut:
  • Memahami prosedur penyusunan studi kelayakan proyek yang profesional.
  • Mengetahui hal-hal yang perlu diteliti dalam rangka penilaian kelayakan investasi atau
    usaha bisnis.
  • Mengetahui hal-hal yang perlu dipertimbangkan untuk mempersiapkan pengamanan
    investasi.
  • Memahami dasar-dasar penyusunan proyeksi dan evaluasi keuangan termasuk evaluasi
    keuntungan proyek dengan metoda discounted cash flow, Internal Rate of Return (IRR),
    dan Net Present Value (NPV).
Apa saja yang dibahas dalam studi kelayakan proyek IT?
  • Peluang pasar dan pemasaran.
  • Aspek teknis dan teknologi.
  • Aspek organisasi dan manajemen.
  • Kelayakan aspek keuangan.
  • Identifikasi faktor kegagalan.
1. Aspek pasar dan pemasaran
Dari aspek pasar dan pemasarannya kita perlu tahu persis, segmen pasar yang dituju oleh perusahaan, kita juga perlu tahu persis siapa-siapa pelanggan perusahaan serta kemungkinan risiko akibat ketergantungan perusahaan pada beberapa pelanggan saja, risiko menurunnya daya beli konsumen yang dituju, kemungkinan pengembangan pasar di masa yang akan datang, hambatan-hambatan pemasaran produk serta faktor-faktor pemasaran lainnya.
Jangan hanya menawarkan harga murah, jika tidak menjual produk.
Dalam beberapa kasus, kita mungkin memasang harga tinggi pada produk yang ditawarkan. hal ini terjadi karena kita tidak memposisikan diri untuk mempersembahkan produk yang bernilai tambah kepada konsumen kita. Dengan kata lain, berikan selalu nilai tambah pada produk yang kita tawarkan.
Temukan pasar sebelum menciptakan produk.
Orang yang memulai bisnis dengan sebuah pengembangan produk baru kemudian mencari pasarnya akan mengalami kesulitan dalam menjalankan bisnisnya.
Temukan pasar dengan orang-orang yang telah siap untuk membeli sebuah produk.
Kebanyakan yang pertama kali dicari oleh pengusaha sukses adalah pasar baru kemudian mengembangkan produk yang secara konstan dicari dan dibeli oleh konsumennya.
Temukan pasar yang sudah ada.
Jika kita mengalami kesulitan dalam mengggambarkan siapa prospek proyek ini yang sebenarnya, maka kita akan menghadapi cobaan berat dalam menjual produk proyek ini. Masuklah ke pasar yang telah siap untuk membeli produk kita.
Testing adalah kunci keberhasilan.
Sebuah iklan mungkin bisa bekerja 10 kali lebih efektif dengan iklan lain yang hampir mirip untuk produk yang sama. Untuk itu,manajemen proyek harus selalu melakukan test untuk tajuk iklan, penawaran, jaminan, dan metoda meningkatkan permintaan lainnya. Penjual yang paling sukses tidak selalu yang paling pintar. Mereka adalah yang selalu melakukan test untuk memperoleh metoda yang paling baik tanpa pernah menyerah.
Ambil pasar yang paling kita sukai.
Jangan mengambil pasar atau produk berdasarkan uang. Temukan sesuatu yang benar-benar kita sukai. Jika kita bersemangat dengan pasar kita, maka kita akan menemukan cara yang mudah untuk menggelutinya sampai kita mencapai kesuksesan.
Temukan kesempatan yang paling mudah.
Jangan pilih produk yang berbiaya 500 juta yang memakan waktu 2 tahun untuk selesai, terutama bila kita sedang memulai sesuatu. Cari proyek yang hanya memakan waktu satu bulan. Memang cukup melelahkan bila sedang memulai, namun pastikan kita masih dalam jalur yang benar.
Hindari tantangan ketika memilih bisnis.
Tantangan yang sebenarnya akan muncul setelah kita selesai mendirikan suatu proyek. jadi, temukan proyek yang kita yakin dapat diselesaikan dalam jangka waktu pendek. Kebanyakan pemula tidak pernah dapat menyelesaikan proyek yang memakan waktu lebih sebulan.
2. Aspek teknis dan teknologi
Masalah Manajemen Operasional
Adalah suatu fungsi atau kegiatan manajemen yang meliputi perencanaan, organisasai, staffing, koordinasi, pengarahan dan pengawasan terhadap operasi perusahaan. Tugas manajemen operasional diperusahaan adalah untuk mendukung manajemen dalam rangka pengambilan keputusan masalah-masalah produksi/operasi.
Ada 2 masalah pokok yang akan di hadapi:
  1. Masalah penentuan posisi perusahaan.
    Penentuan posisi perusahaan dalam masyarakat bertujuan agar keberadaan perusahaan
    sesuai dengan kebutuhan masyrakat, dan dapat dijalankan secara ekonomis efektif dan
    efisien. Oleh kaena itu, perlu diputuskan bagaimana hendaknya posisi perusahaan di
    tentukan. Keputusan meliputi, antara lain meliputi penentuan produk yang akan di
    tawarkan ke pasar, termasuk menentukan kualitasnya.
  2. Masalah operasional
    Biasanya timbul pada saat proses produksi sudah berjalan. Untuk proses produksi yang
    menghasilkan jasa, keputusan pada masalah operasional ini adalah, rencana produksi,
    rencana persediaan bahan baku(komputer, koneksi internet, kabel data, listrik, dll)
    penjadwalan kerja proses produksi, pengawasan dan monitoring kualitas dan pengawasan biaya produksi.
Masalah proses produksi dan operasi
Penentuan ide produk dan seleksi
Ide produk yang akan dipasarkan di ciptakan atas dasar masukan dari berbagai aspek, seperti aspek pasar dan pemasaran, teknis dan keuangan. Aspek teknis berguna untuk mengetahui apakah perusahaan mampu untuk membuat produk tersebut dengan segala sumber daya yang dimiliki. Sedangkan dari aspek keuangan, adalah menilai apakah produk tersebut jika dihasilkan akan mendatangkan keuntungan yang sesuai dengan apa yang diharapkan. Perlu adanya prototipe. Sebelum di jual atau dipasarkan misalnya software general ledger (akuntansi) untuk produk ready in use, setelah dibuat contohnya perlu diuji dulu untuk mengetahui apakah prototip ini sudah layak di implementasikan atau belum dan diuji lagi dan seterusnya sehingga sesuai harapan sehingga akhirnya tercipta design software yang bisa di implementasikan. Untuk mencoba menilai apakah produk sudah siap diproduksi yang akan di tawarkan ke pasar memiliki masa depan yang baik.
Perencanaan letak lokasi
Letak lokasi sebagai tempat proses produksi perlu dianalisis secara teliti karena sangat berpengaruh terhadap banyak aspek seperti biaya, ada 2 kemungkinan pertama, client datang ke lokasi perusahaan, seperti pasien mendatangi tempat praktek dokter. Kedua, penyedia jasa/produk mendatangi client, seperti mobil pemadam kebakaran mendatangi lokasi kebakaran.
Dari hasil analisis elemen diatas, pada aspek teknis dan teknologi, akan di dapat suatu pernyataan apakah rencana pengembangan proyek IT ini sudah dapat dianggap layak atau tidak layak. Jika rencana aspek teknis dan teknologi sudah dianggap layak, studi akan dilanjutkan ke aspek lain. Jika tidak layak untuk dikembangkan maka dapat dilakukan kajian ulang yang lebih realistis dan positif agar kajian mungkin akan menjadi layak. Apabila memang sulit untuk dianggap layak, sebaiknya rencana ini diakhiri saja.
3. Aspek organisasi dan manajemen
Sedangkan dari aspek organisasi dan manajemen, kita perlu memiliki gambaran yang jelas mengenai kapasitas terpasang serta kapasitas normal perusahaan, kemungkinan pengembangan kapasitas produksi, teknologi serta risiko ketinggalan zaman dari teknologi, bahan baku dan sumbernya (komputer, koneksi internet, server dll) serta risiko habisnya bahan baku, kualitas serta kuantitas ketersediaan tenaga kerja, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan operasional perusahaan.
Demikian juga pemahaman akan industri sangatlah penting, paling tidak kita mengetahui sudah berada pada tahap mana produk perusahaan jika dipandang dari industrial life cycle nya. Karena dasar penilaian adalah proyeksi dan prediksi kondisi perusahaan di masa yang akan datang, maka kajian mengenai peluang dan ancaman yang berasal dari aspek makro harus pula mendapat perhatian khusus dalam proses valuation ini.
Manajemen dalam pembangunan proyek bisnis maupun manajemen dalam implementasi rutin bisnis adalah sama saja dengan manajemen lainnya. Yang berfungsi sebagai aktivitas-aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian. Pada sisi tingakatan manajemen, perencanaan bila di golongkan ke dalam tingkatan manajemen akan terbagi dua, yaitu perencanaan strategis dan perencanaan fungsional.
Penjelasannya adalah sebagai berikut:
Perencanaan strategis
Perencanaan ini merupakan bagian dari manajemen strategis, terfokus pada bagaimana manajemen puncak menentukan visi, misi, falsafah, dan strategi perusahaan untuk mencapai tujuan perusahaan dalam jangka panjang.
Perencanaan operasional
Merupakan bagian dari strategi operasional yang lebih mengarah pada bidang fungsional perusahaan. Perencanaan ini juga berfungsi untuk memperjelas makna suatu strategi utama dengan identifikasi rincian yang sifatnya spesifik. Penyusunan suatu perencanaan jangka pendek dan penerapannya dalam bentuk program kerja perlu memperhatikan anggarannya.
4. Kelayakan aspek keuangan
Tujuan menganalisis aspek keuangan dari suatu studi kelayakan proyek adalah untuk menentukan rencana investasi melalui perhitungan biaya dan manfaat yang di harapkan dengan membandingkan antara pengeluaran dan pendapatan, seperti ketersediaan dana, biaya modal awal, kemampuan proyek untuk membayar kembali dana tersebut dalam waktu yang telah ditentukan dan menilai apakan proyek akan dapat berkembang terus.
Kebutuhan dana dan sumbernya
Untuk merealisasikan proyek IT di butuhkan dana untuk investasi. Setelah jumlah dana yang dibutuhkan diketahui, selanjutnya yang perlu ditentukan adalah dalam bentuk apa dana tersebut didapat, yang jelas, yang akan dipilih adalah sumber dana yang mempunyai biaya paling rendah dan tidak menimbulkan masalah bagi perusahaan.
Dana tersebut adalah aktiva tetap berwujud seperti:
  • Tanah
  • Bangunan
  • Kantor dan perangkat komputer hardware dan software
Aktiva tetap tak berwujud:
  • Hak Paten
  • Lisensi
  • Biaya-biaya pendahuluan
  • Biaya-biaya sebelum proses produksi
Selain untuk aktiva tetap, dana juga dibutuhkan untuk modal kerja, setelah dana yang di perlukan diketahui, selanjutnya di tentukan dalam bentuk apa dana tersebut di dapat, melalui sumber dana antara lain:
  1. Modal pemilik perusahaan
  2. Saham yang diperoleh dari penerbitan saham di pasar modal
  3. Obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan dan dijual di pasar modal
  4. Dana kredit yang diterima dari bank
  5. Sewa guna (leasing) dari lembaga non-bank
Penentuan aliran kas (cash flow)
Laporan perubahan kas (cash flow statement) disusun untuk menunjukkan perubahan kas selama satu periode tertentu serta memberikan alasan mengenai perubahan kas tersebut dengan menunjukkan dari mana sumber-sumber kas dan penggunaan-penggunaannya. Pada saat kita menganalisis perkiraan arus kas di masa datang, kita berhadapan dengan ketidakpastian. Akibatnya, hasil perhitungan diatas kertas itu dapat menyimpang jauh dari kenyataannya. Ketidakpastian itu dapat menyebabkan berkurangnya kemampuan untuk development proyek tersebut dalam beroperasi untuk menghasilkan laba bagi perusahaan.
Urutan prioritas
Apabila dijumpai beberapa proyek yang feasible atau layak untuk dilaksanakan, padahal hanya akan melaksanakan satu atau sebagian aja dari usulan-usulan itu karena keterbatasan sumber daya manusia dan dana, maka dapat dilakukan pengurutan prioritas (ranking) untuk menentukan usulan proyek yang paling layak.
Dari hasil analisis terhadap elemen-elemen aspek keuangan nanti akan berupa suatu pernyataan apakah rencana bisnis dianggap layak atau tidak layak.
Kajian mengenai biaya modal (Cost of Capital)
Cost of Capital bertujuan untuk menentukan berapa besar biaya riil dari masing-masing sumber dana yang akan di pakai dalam berinvestasi. Untuk menghitung keseluruhan dana yang di pakai, rincian analisis biaya dari sumber pembelanjaan ditentukan oleh:
  • Biaya utang
  • Biaya modal sendiri
  • Biaya laba yang ditahan
Dana pada kas akan dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan investasi sedangkan
operasional cash flow merupakan rencana pendanaan keluar-masuk arus kas jika proyek sudah dioprasionalkan.


Tugas 6, Manajemen Kewirausahaan
Studi Kelayakan
Nama/NRI : NOVA GAMA/070213016
BAB.I
PENDAHULUAN
1.1  Latarbelakang Masalah
Ketersediaan energi listrik merupakan aspek yang sangat penting dan bahkan menjadi suatu parameter untuk mendukung keberhasilan pembangunan suatu daerah. Pengelolaan sumber daya energi listrik yang tepat dan terarah dengan jelas akan menjadikan potensi yang dimiliki suatu wilayah berkembang dan termanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, perencanaan dan pengelolaan energi secara umum termasuk di dalamnya adalah energi listrik perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah. Hal tersebut tentu juga seiring dan searah dengan peningkatan peran Pemerintah dalam mengelola sumber daya energi.
Ketersediaan energi listrik yang memadai dan tepat sasaran akan memacu perkembangan pembangunan daerah seperti sektor industri, komersial, pelayanan publik dan bahkan kualitas hidup masyarakat dengan semakin banyaknya warga yang menikmati energi listrik. Kemudian secara langsung maupun tidak langsung, hal itu akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan tingkat kesejahteraan masyakarat.
 Jumlah potensi alam yang termanfaatkan di antaranya adalah penggunaan PLTS sebagai alternatif sumber listrik. Energi tenaga surya dikembangkan untuk mencukupi kebutuhan listrik masyarakat yang tidak terjangkau layanan listrik PLN. Perencanaan ketenagalistrikan di Indonesia dan di manapun perlu dilakukan untuk mengantisipasi adanya krisis energi. Apabila terjadi krisis energi, maka akan menghambat pertumbuhan ekonomi di sektor industri, komersial, bisnis, pelayanan publik dan sebagainya yang tentunya akan menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

1.2 Perumusan Masalah
      Berdasarkan latar belakang masalah yang dikemukakan diatas, maka penulis merumuskan masalah  melalui Penulisan Karya Tulis ini ialah mengenai studi kelayakan dari Perencanaan Pembangunan suatu PLTS dari segi atau kajian: 
1.      Kajian Teknis.
2.      Kajian Ekonomis.
3.      Kajian Finansial.
4.      Kajian Lingkungan.
5.      Kajian Demografis.


1.2  Tujuan Penyusunan Karya Tulis
            Berdasarkan masalah yang telah diuraikan di atas maka karya tulis ini bertujuan membahas mengenai studi kelayakan dari Perencanaan Pembangunan suatu PLTS dari segi atau kajian:
1.      Kajian Teknis.
2.      Kajian Ekonomis.
3.      Kajian Finansial.
4.      Kajian Lingkungan.
5.      Kajian Demografis.


1.4 Manfaat Penyusunan Karya Tulis
     1. Memberikan wawasan mengenai Studi Kelayakan dari Segi Kajian Teknis, Ekonomi, Finansial, Lingkungan, dan Demografis  dalam kehidupan kita.
     2. Hasil karya tulis ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi para pembaca pada umumnya dan bagi penulis bagi khususnya.








BAB.II
PEMBAHASAN
“ STUDI KELAYAKAN“

v  PENGERTIAN STUDI KELAYAKAN
Studi kelayakan adalah penelitian yang mendalam terhadap suatu ide bisnis tentang layak atau tidaknya ide tersebut untuk dilaksanakan. Studi kelayakan dapat dilakukan untuk menilai kelayakan investasi, baik pada suatu proyek maupun bisnis yang sedang berjalan.
Studi kelayakan yang dilakukan untuk menilai kelayakan suatu proyek yang akan dijalankan disebut Studi Kelayakan Proyek, sedangkan studi kelayakan yang dilakukan untuk menilai kelayakan dalam pengembangan suatu usaha disebut studi kelayakan bisnis.
Tujuan dilakukannya studi kelayakan adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan.

v  CONTOH KASUS YANG AKAN DIKAJI:

“ PERENCANAAN PEMBANGUNAN PLTS (PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA) SEDERHANA” .

*    Kajian Teknis
Kajian Teknis ini berhubungan dengan segi teknis Perencanaan Pembangunan PLTS  ini, salah s atu contohnya ialah: komponen-komponen dan prinsip kerja dari PLTS.
A.    Energi Matahari
Energi matahari merupakan energi yang utama bagi kehidupan di bumi ini. Berbagai jenis energi, baik yang terbarukan maupun tak-terbarukan merupakan bentuk turunan dari energi ini baik secara langsung maupun tidak langsung. Energi yang merupakan turunan dari energi matahari misalnya:
Energi panas matahari  yang  berperan penting dalam menjaga kehidupan di bumi ini. Tanpa adanya energi panas dari matahari maka seluruh kehidupan di muka bumi ini pasti akan musnah karena permukaan bumi akan sangat dingin dan tidak ada makluk yang sanggup hidup di bumi.
B.     Energi Surya Termal
Energi surya termal menggunakan tenaga matahari untuk menghasilkan listrik secara tidak langsung. Salah satu caranya adalah dengan pemanasan rangkaian pipa secara langsung. Atau dengan menggunakan cermin untuk memfokuskan sinar matahari pada pipa berisi cairan penghantar panas seperti misalnya minyak sintetis. Cara lain dengan mengatur cermin mengelilingi menara yang di puncaknya terdapat tabung kolektor cahaya matahari. Sinar matahari yang dipantulkan terfokus pada satu titik dan memanaskan cairan dalam tabung tersebut. Energi panas yang dihasilkan dalam kedua proses ini menggerakkan turbin uap yang pada akhirnya akan menghasilkan listrik.
Tidak ada bentuk energi yang seberlimpah Surya/Matahari.Secara Lebih jelas lagi ada dua cara menyerap/memanfaatkan energi tersebut :
Cara pertama adalah mengubah sinar surya langsung menjadi listrik dengan panel fotovoltaic yang terbuat dari semikonduktor seperti silikon.
Jenis panel surya adalah :
a.       Monokristal (Mono-crystalline)
b.      Polikristal (Poly-crystalline)
c.       Thin Film Photovoltaic
Cara kedua adalah dengan memproduksi uap, baik dengan palung parabola seperti yang di Nevada atau melalui ladang cermin datar berpandu-komputer, disebut heliostat, yang memfokuskan sinar matahari ke penerima di atas “menara daya” raksasa. Cara ini juga disebut pemusatan sinar surya.

C.    Pembangkitan Listrik Tenaga Surya
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), adalah pembangkit yang memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber penghasil listrik.
Pembangkitan listrik ini juga berdasarkan perbedaan tekanan pada gas juga bisa dilakukan, yaitu dengan menggunakan chimney. Ini sebuah sistem tower yang terdiri dari turbin gas dan jalinan kaca tertutup yang luas untuk memerangkap panas matahari.
Prinsipnya: sinar matahari akan menembus kaca dari alat ini kemudian memanaskan gas yang terperangkap di bawah kaca. Gas suhu tinggi ini akan memasuki tower tertutup yang tingginya bisa mencapai 1000 meter vertikal. Oleh karena perbedaan suhu gas pada permukaan bumi dan 1000 meter diatas permukaan bumi, maka gas akan mengalir ke atas melalui tower ini. Aliran gas/udara tersebut akan memutar turbin gas. Skema sederhana dapat dilihat pada gambar dibawah:

                       
D.      SISTEM KELISTRIKAN PLTS

Dalam bagian ini akan dibahas tentang sistim kelistrikan tenaga surya. Sebelumnya akan dijelaskan beberapa istilah yang muncul disini. Pertama adalah power conditioner. conditioner.Inti dari alat ini adalah inverter. Yaitu komponen listrik yang berfungsi sebagai perubah listrik DC menjadi listrik AC. Power conditioner selain berfungsi untuk menghasilkan listrik AC yang bersih juga mengkontrol agar tegangan keluarannya berada dalam batas tegangan yang diperbolehkan. Beberapa fungsi lain power conditioner dapat disimpulkan sebagai berikut :“sebagai switch yang mengontrol dimulainya dan dihentikannya kerja sistim.”
a.  Mendeteksi Islanding
Islanding adalah kondisi ketika terjadi pemutusan aliran listrik pada jaringan distribusi yang dimiliki oleh perusahaan listrik sedangkan PLTS tetap bekerja. Hal ini terjadi misalnya apabila timbul kerusakan pada jaringan distribusi listrik. Bila ini terjadi akan membahayakan pekerja yang akan memperbaiki kerusakan-kerusakan yang ada. Disini power conditioner berfungsi untuk mendeteksi terjadinya islanding dan dengan segera menghentikan kerja PLTS.
b.. Pengontrol maksimum tenaga listrik
Tenaga listrik yang dihasilkan oleh solar panel tergantung pada suhu udara dan kuatnya cahaya. Pada suatu nilai suhu dan kuatnya cahaya, hubungan antara tenaga, tegangan dan arus listrik yang dihasilkan oleh solar panel.Disini fungsi dari power conditioner adalah bagaimana mengontrol agar tenaga listrik yang diproduksi menjadi maksimum. Hal ini disebut dengan istilah MPPT (Maximum Power Point Tracking).
           

E.     KOMPONEN – KOMPONEN DARI PLTS

Untuk lebih mengetahui apa itu pembangkit listrik tenaga surya atau disingkat dengan PLTS maka dalam akan dijelaskan secara singkat komponen-komponen yang membentuk PLTS, sistim kelistrikan tenaga surya dan trend teknologi yang ada. .
a.        Solar Cell
Secara singkat komponen penting dalam sistim ini yang berfungsi sebagai perubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Listrik tenaga matahari dibangkitkan oleh komponen yang disebut solar cell yang besarnya sekitar 10 ~ 15 cm persegi. Komponen ini mengkonversikan energi dari cahaya matahari menjadi energi listrik. Solar cell merupakan komponen vital yang umumnya terbuat dari bahan semikonduktor. multicrystalline silicon adalah bahan yang paling banyak dipakai dalam industri solar cell.
b.      AC module
Module adalah komponen yang merubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Listrik yang dihasilkan adalah DC. Untuk dapat dimanfaatkan lebih banyak lagi biasanya listrik DC ini dirubah menjadi AC. Untuk diubah maka listrik DC dari beberapa module digabungkan dan dikonversikan menjadi AC dengan alat yang disebut power conditioner. Berikut salah satu jenis modul yang sudah ada dipasaran    Penggunaan:
Catu daya Telekomunikasi, telemetry, system instrumentasi & signals, lampu bidan desa/camping light dll.                                             
c.       Controller/Charge Regulator adalah alat elektronik pada system Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
   Berfungsi mengatur lalu lintas listrik dari modul surya ke battery/accu (apabila battery/accu sdh penuh maka listrik dari modul surya tidak akan dimasukkan ke battery/accu dan sebaliknya), dan dari battery/accu ke beban (apabila listrik dalam battery/accu tinggal 20-30%, maka listrik ke beban otomatis dimatikan.
Komponen lain dari PLTS, yaitu:
a.       Energi Panas Matahari
Dimana merupakan sumber energy primer dan yang paling utama.
b.      Heliostats
Merupakan Kumpulan-kumpulan dari beberapa bahkan dapat mencapai beribu-ribu Cermin yan berfungsi untuk menangkap atau mengambil energy radiasi dari matahari dan akan di pantulkan ke penerima(tower).
c.       Generator
Berfungsi untuk membangkitkan Tenaga Listrik
d.      Turbin
Berfungsi untuk memutar atau mengerakkan Generator.
Penerapan PLTS di beberapa Negara,seperti:
a.       Spanyol
 
Di atas dataran nan terik di luar Sevilla, Spanyol, sinar surya yang dipantulkan ini kembali dipantulkan awan rendah. Biasanya cermin di stasiun PS10 milik Abengoa Solar mengirimkan cahaya terfokus yang sangat panas ke puncak “menara daya,” memanaskan ketel yang menghasilkan uap untuk menggerakkan turbin. Jika hari mendung, operator mengarahkan cermin ke langit karena sinar surya yang tiba-tiba menembus awan dapat merusak menara karena pemanasan yang terlalu cepat.

v  KEUNGGULANN KELEMAHAN  PLTS, yaitu:
Beberapa Keunggulan  dari PLTS,yaitu:
a.        Tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM), hanya menggunakan sinar matahari yang gratis, sehingga dapat dimanfaatkan didaerah terpencil (Merasa Memiliki PLN Sendiri) .
b.      Dipasang secara individual (satu rumah satu system) sehingga jika rumah berjauhan sekalipun tidak memerlukan jaringan kabel distribusi, dan gangguan pada satu system tidak mengganggu system lainnya(. Tidak memerlukan biaya maintenance dan biaya operasi).
c.       Tahan 10 Thn+/Ramah Lingkungan/energy terbarukan.
d.      Bisa Dipindah-pindah(Fleksibel)
e.       COCOK:Rumah,Back-Up,BTS,Pedesaan,Hutan,Perkebunan , Kelautan
Namun PLTS juga memiliki kelemahan, yakni karena sumbernya berasal dari matahari maka dapat dimanfaatkan pada siang hari dan jika tidak mendung,memerlukan lahan yang luas serta jalur transmisi yang panjang
Memang bahwa biaya tenaga surya adalah sangat tinggi dibanding pembangkit listrik tenaga lainnya, tetapi biaya tersebut sekarang semakin turun. Negara-negara berkembang di daerah subtropis dapat memetik manfaat dari hal tersebut, sinar surya yang stabil berarti investasi prasarana energi itu akan cepat memberikan kembalian modal.

*    Kajian Ekonomis
Berhubungan dengan segi ekonomis, misalnya: harga dan perincian serta perhitungan  dalam Perencanaan Pembangunan PLTS sederhana.
Energi yang dikeluarkan oleh sinar matahari sebenarnya hanya diterima oleh permukaan bumi sebesar 69 persen dari total energi pancaran matahari. Suplai energi surya dari sinar matahari yang diterima oleh permukaan bumi sangat luar biasa besarnya yaitu mencapai 3 x 1024 joule pertahun, energi ini setara dengan 2 x 1017 Watt. Jumlah energi sebesar itu setara dengan 10.000 kali konsumsi energi di seluruh dunia saat ini. Dengan kata lain, dengan menutup 0,1 persen saja permukaan bumi dengan divais solar sel yang memiliki efisiensi 10 persen sudah mampu untuk menutupi kebutuhan energi di seluruh dunia saat ini.
Proses pembuatan sel surya dengan silikon memerlukan peralatan khusus yang mahal dan ruang yang bersih sehingga harga sel surya menjadi mahal dan menghambat masyarakat menggunakan tenaga matahari. Sedangkan, harga TiO2 dan ZnO2, menurut  penemu sel surya tipe dye sensitive , seperempat lebih murah harga silikon.“Itulah mengapa dibandingkan dengan harga listrik PLN, listrik dari sistem surya itu lebih mahal 30 kalinya. Jika listrik PLN harus dibayar Rp100 ribu per bulan, maka listrik dari sel surya memerlukan investasi awal Rp3 juta, meski untuk seterusnya tak perlu membayar, namun daya tahannya sudah habis sebelum investasi itu balik modal.
Jika efisiensi energi surya dari bahan silikon mencapai 24 persen, TiO2 hanya 11 persen, bahkan ZnO2 lebih rendah lagi. Tapi, di masa depan tipe dye sensitive ini akan semakin efisien.
Pada 2008, setelah paten sel surya habis masa berlakunya dan energi surya semakin efisien, maka dunia akan besar-besaran menggunakan sel surya sebagai energi alternatif. “Untuk sekarang, seharusnya sudah dimulai penggunaan energi surya untuk lampu-lampu jalan dan rambu lalu lintas.
Contoh dari Perhitungan PLTS, yakni:
Diketahui: Di Negev Desert, Israel dengan area seluas 12.000 m2 , menghasilkan energy thermal 6 MW. Maka berapakah nilai 1m2 dapat menghasilkan listrik sebesar?
Penyelesaian: Untuk 1m2 dapat menghasilkan listrik sebesar 0.0005 MW/m2
Karena,  =  = 0.0005 MW/m2
Secara singkat beberapa keuntungan dari PLTS, dikaji dari segi Ekonominya, yaitu:
1.      Teknologi yang Terjamin
2.      Beban Parasit Rendah
3.      Effisiensi Operasi Tinggi, dengan kata lain yang dimaksud dengan efisiensi energi adalah, suatu keadaan dimana dengan jumlah energi yang cukup, kita bisa melakukan pekerjaan dengan nyaman, tanpa hambatan, dan hasilnya tetap optimal
4.      Modal awal rendah, karena menggunakan Material Pokok:
–Cermin Datar
–Minimum Concrete
  Baja Minimum
5.      Tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM), hanya menggunakan sinar matahari yang gratis, sehingga dapat dimanfaatkan didaerah terpencil (Merasa Memiliki PLN Sendiri) / murah.
6.      Dipasang secara individual (satu rumah satu system) sehingga jika rumah berjauhan sekalipun tidak memerlukan jaringan kabel distribusi, dan gangguan pada satu system tidak mengganggu system lainnya(. Tidak memerlukan biaya maintenance dan biaya operasi).
7.      Tahan 10 Thn+/Ramah Lingkungan/energy terbarukan.
ANGGARAN PEMBELANJAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA

RINCIAN ANGGARAN KEGIATAN
URAIAN
JUMLAH


Belanja Pegawai
Rp. 30.000.000,00

Honorium PNS
Rp. 30.000.000,00

Honorium Pelaksana Kegiatan
Rp. 28.000.000,00

Honorium Narasumber dan Moderator
Rp.    2.000.000,00

Belanja Barang Dan Jasa
Rp.100.000.000,00

Belanja Bahan Habis pakai
Rp.    5.000.000,00

Belanja Alat Tulis Kantor
Rp.    5.000.000,00

Belanja Cetak dan Penggandaan
Rp.    4.500.000,00

Belanja Cetak dan Penggandaan
Rp.     1.500.000,00

Belanja Penggandaan
Rp.     3.500.000,00

Belanja makan dan minum
Rp.  10.000.000,00

Belanja makan dan minum Rapat
RP.   10.000.000,00

Belanja Perjalanan Dinas Dalam Daerah
Rp.     5.000.000,00

Belanja Perjalanan Dinas Luar Daerah
Rp.   50.000.000,00




TOTAL
Rp.234.500.000,00





*          Kajian Finansial
Berhubungan dengan segi keuangan dari Perencanaan Pembangunan PLTS ini, misalnya cost,keuntungan dan modal yang dibutuhkan dan diperoleh.
Kondisi geografis di banyak daerah Indonesia yang sulit dijangkau PLN, dan melimpahnya sinar matahari tropis membuat energi surya menjadi alternatif yang baik untuk memenuhi kebutuhan listrik perumahan.
Sekitar tahun delapan puluhan para ahli di Indonesia menawarkan sumber energi alternatif yang banyak digunakan di negara maju banyak dilontarkan kala itu adalah mengapa kita tidak menggunakan sumber energi surya. Memang tidak diragukan lagi bahwa solar cell adalah salah satu sumber energi yang ramah lingkungan dan sangat menjanjikan pada masa yang akan datang, karena tidak ada polusi yang dihasilkan selama proses konversi energi, dan lagi sumber energinya banyak tersedia di alam, yaitu sinar matahari, terlebih di negeri tropis semacam Indonesia yang menerima sinar matahari sepanjang tahun. Oleh sebab itu pemanfaatan dari PLTS ini akan menguntungkan Indonesia karana Sumber utamanya Berasal dari Matahari yaitu sumber energy terbarukan dan diperoleh secara gratis.Dan jika terus berkembang maka dapat member keuntungan yang besar.
*          Kajian Lingkungan
          Dengan kondisi yang sudah demikian memprihatinkan, gerakan hemat energi sudah merupakan keharusan di seluruh dunia. Salah satunya dengan hemat bahan bakar dan menggunakan bahan bakar dari non fosil yang dapat diperbaharui seperti tenaga angin, tenaga air, energi panas bumi, tenaga matahari dan lainnya.
Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) akan lebih diminati karena dapat digunakan untuk keperluan apa saja dan di mana saja : bangunan besar, pabrik, perumahan dan lainnya. Tenaga surya nyaris tanpa dampak buruk terhadap lingkungan dibandingkan bahan bakar lainnya, misalnya: tanpa bahan bakar (BBM)  yang mencemari lingkungan karena bersal dari matahari (sumber utamanya), sebagai pengganti bahan bakar fosil yang bersih, tidak berpolusi, aman dan persediaannya tidak terbatas. Di negara-negara industri maju seperti Jepang, Amerika Serikat, dan beberapa negara di Eropa dengan bantuan subsidi dari pemerintah telah diluncurkan program-program untuk memasyarakatkan listrik tenaga surya ini, bahkan juga di negara-negara berkembang seperti India, Mongol promosi pemakaian sumber energi yang dapat diperbaharui ini terus dilakukan.
*          Kajian Demografis
Teori Demografis adalah suatu teori atau ilmu yang mendalami masalah kependudukan, yaitu yg berkenaan dgn susunan, jumlah dan perkembangan penduduk, atau lebih singkatnya, dinamika penduduk.
Melihat tata letak Geografis Negara kita indonesia, dimana berada diantara garis khatulistiwa sehingga memiliki Sumber energi Surya atau matahari yang potensinya besar.Dengan membandingkan antara Sumber Matahari untuk Perencanaan Pembangunan PLTS ini dengan Laju Pertumbuhan Penduduk Negara Indonesia yang akan semakin meningkat tiap Tahunnya maka kebutuhan akan sumber energi listrik pun akan semakin besar.Oleh sebab itu, maka diperlukan salah satu Alternatif energi yang cukup besar dan memiliki manfaat yang baik dan besar pula bagi kita.
Salah satunya, yaitu PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). Dimana PLTS ini memiliki manfaat yang besar bagi kita jika terus menerus dikembangkan.Karena PLTS ini merupakan sumber yang terbarukan, murah dan ramah lingkungan. Oleh sebab itu, maka kita senantiasa berusaha menciptakan suatu Energi Alternatif yang baik seiring dengan perkembangan zaman/teknologi dan Laju Peningkatan Penduduk, agar senantiasa seimbang ( Alternatif Enegi untuk memenuhi permintaan beban/keutuhan listrik kita dengan laju Peningkatan dari Pertumbuhan Penduduk).











BAB.III
    PENUTUP

v  KESIMPULAN
            Setelah melihat seluruh  Uraian dan  Pembahasan di atas,dapat disimpulkan bahwa:
1.      Studi kelayakan adalah penelitian yang mendalam terhadap suatu ide bisnis tentang layak atau tidaknya ide tersebut untuk dilaksanakan. Studi kelayakan dapat dilakukan untuk menilai kelayakan investasi, baik pada suatu proyek maupun bisnis yang sedang berjalan. Tujuannya  adalah untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang terlalu besar untuk kegiatan yang ternyata tidak menguntungkan.
2.      Contoh kasus yang akan dikaji ialah :
“ PERENCANAAN PEMBANGUNAN PLTS (PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA   SURYA) SEDERHANA”

Dilihat dari segi/kajian:
a)      Teknis
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), adalah pembangkit yang memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber penghasil listrik. komponen-komponen yang membentuk PLTS, sistim kelistrikan tenaga surya dan trend teknologi yang ada. .
·        Solar Cell/ Energi Panas Matahari
·         AC module
·        Controller/Charge Komponen lain dari PLTS
·        Heliostats
·         Generator
·         Turbin
Keunggulan dan Kelemahan  PLTS, yaitu:
Beberapa Keunggulan  dari PLTS,yaitu:
·            Tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM), hanya menggunakan sinar matahari yang gratis, sehingga dapat dimanfaatkan didaerah terpencil (Merasa Memiliki PLN Sendiri) .
·            Dipasang secara individual (satu rumah satu system)/Tidak memerlukan biaya maintenance dan biaya operasi).
·            Tahan 10 Thn+/Ramah Lingkungan/energy terbarukan.
·            Bisa Dipindah-pindah(Fleksibel)
·            COCOK:Rumah,Back-Up,BTS,Pedesaan,Hutan,Perkebunan , Kelautan
Namun PLTS juga memiliki kelemahan, yakni karena sumbernya berasal dari matahari maka dapat dimanfaatkan pada siang hari dan jika tidak mendung,memerlukan lahan yang luas serta jalur transmisi yang panjang.
Prinsip kerjanya: sinar matahari akan menembus kaca dari alat ini kemudian memanaskan gas yang terperangkap di bawah kaca. Gas suhu tinggi ini akan memasuki tower tertutup yang tingginya bisa mencapai 1000 meter vertikal. Oleh karena perbedaan suhu gas pada permukaan bumi dan 1000 meter diatas permukaan bumi, maka gas akan mengalir ke atas melalui tower ini. Aliran gas/udara tersebut akan memutar turbin gas.

b). Ekonomis
Berhubungan dengan segi ekonomis, misalnya: harga dan perincian serta perhitungan  dalam Perencanaan Pembangunan PLTS sederhana. Secara singkat beberapa keuntungan dari PLTS, dikaji dari segi Ekonominya, yaitu:
·         Teknologi yang Terjamin
·         Beban Parasit Rendah
·         Effisiensi Operasi Modal awal rendah
·         Tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM), hanya menggunakan sinar matahari yang gratis, sehingga dapat dimanfaatkan didaerah terpencil (Merasa Memiliki PLN Sendiri) / murah.
·         Tidak memerlukan biaya maintenance dan biaya operasi.
·         Tahan 10 Thn+/Ramah Lingkungan/energy terbarukan.
Dengan keuntungan diatas maka dapat kita peroleh manfaat ekonomis yang baik pula (Pengeluaran dan manfaatnya seimbang).

c). Finansial
Berhubungan dengan segi keuangan dari Perencanaan Pembangunan PLTS ini, misalnya cost,keuntungan dan modal yang dibutuhkan dan diperoleh. menjanjikan pada masa yang akan datang, karena tidak ada polusi yang dihasilkan selama proses konversi energi, dan lagi sumber energinya banyak tersedia di alam, yaitu sinar matahari, terlebih di negeri tropis semacam Indonesia yang menerima sinar matahari sepanjang tahun. Oleh sebab itu pemanfaatan dari PLTS ini akan menguntungkan Indonesia karana Sumber utamanya Berasal dari Matahari yaitu sumber energy terbarukan dan diperoleh secara gratis.

d). Lingkungan
Tenaga surya nyaris tanpa dampak buruk terhadap lingkungan dibandingkan bahan bakar lainnya, misalnya: tanpa bahan bakar (BBM)  yang mencemari lingkungan karena bersal dari matahari (sumber utamanya), sebagai pengganti bahan bakar fosil yang bersih, tidak berpolusi, aman dan persediaannya tidak terbatas.

e). Demografis
Teori Demografis adalah suatu teori atau ilmu yang mendalami masalah kependudukan, yaitu yg berkenaan dgn susunan, jumlah dan perkembangan penduduk, atau lebih singkatnya, dinamika penduduk. PLTS ini memiliki manfaat yang besar bagi kita jika terus menerus dikembangkan.Karena PLTS ini merupakan sumber yang terbarukan, murah/gratis  dan ramah lingkungan. Oleh sebab itu, maka kita senantiasa berusaha menciptakan suatu Energi Alternatif yang baik seiring dengan perkembangan zaman/teknologi dan Laju Peningkatan Penduduk, agar senantiasa seimbang ( Alternatif Energi untuk memenuhi permintaan beban/keutuhan listrik kita dengan laju Peningkatan dari Pertumbuhan Penduduk),salah satu contohnya yakni: PLTS.


v  SARAN

      Setelah membaca hasil karya tulis di atas,penulis menyadari bahwa karya tulis ini  masih jauh dari kesempurnaan.Oleh sebab itu di butuhkan saran dan kritik yang sifatnya membangun dari para pembaca sekalian demi kesempurnaan makalah ini di masa yang akan datang.Serta kebutuhan akan energy listrik sangatlah besar manfaatnya dalam kehidupan kita sehari-hari,, salah satu contohnya yaitu:PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). Oleh sebab itu, marilah kita bekerja sama dalam meningkatkan Pembangunan Energi Listrik di Negara kita Indonesia.



v  DAFTAR PUSTAKA
1.      muniri.com/.../contoh%2Bdan%2Bmanfaat%2Bekonomi%2Blistrik - Tembolok
2.      manajemen2010ringga.blogspot.com/2010/03/plts-pltg-pltd.html - Tembolok
3.      www.stei.itb.ac.id/kk-power/index.php?option=com...id... - Tembolok
4.      neilcyte.blogspot.com/2009/.../pemanfaatan-plts-sebagai-energi.html - Tembolok
5.      perencanaan.esdm.go.id/sidweb/Upload/bhn-dpd%202007(k1).doc?... - Mirip
6.      akhisuhono.wordpress.com/2010/04/ - Tembolok
7.      tfugm2002.wordpress.com/ - Tembolok (Solar Cells Technology on Forum)
8.       Culp.Jr Archie W dan Darwin Sitompul Ir.M.Eng.Prinsip-Prinsip Konversi Energi,Jakarta; Penerbit Erlangga, 1996
9.      Oaklan.Bright Source Energy. California; Harrison St, 1999
10.  Patel Mukund.R. Ph.D.,P.E.Wind and Solar Power Systems. U.S. Merchant Marine Academy
11.  Kings Point, New York. 1999 by CRC Press LLC
12.  http//: Pembangkit Listrik Tenaa Surya.com
13.  http//: Aneka Surya Solar Cell LIstrik.com
14.  http//: Pemanfaatan PLTS sebagai Sumber Energi.com
15.   id.wikipedia.org/wiki/Studi_kelayakan_bisnis - Tembolok - Mirip
16.   ati.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/.../Bab+1+Pendahuluan.ppt - Mirip
17.   rimantho.blogspot.com/2010/01/definisi-studi-kelayakan.html - Tembolok
18.   rassukudalu.wordpress.com/.../tenaga-surya-sebagai-sumber-energi-alternatif/ - Tembolok 
STUDY KELAYAKAN BISNIS
                                                                        Misael Paraisu
                                                                                                   080213061

BISNIS FOTO COPY
PENGANTAR
Tempat-tempat Foto Copy sekarang ini banyak ditemukan dimana-mana. Banyak orang menggunakan mesin foto copy untuk membuat sebuah mata pencaharian yang menuju ke bisnis foto copy. Pada saat ini gampang sekali di temukan tempat Foto Copy karena banyak kebutuhan konsumen akan mesin foto copy ini. Walaupun banyak orang yang terjun ke bisnis ini tetapi mereka tidak takut akan kerugian yang akan mereka alami  karena banyak persaingan yang terjadi. Mengapa demikian?  Karena pada saat ini foto copy merupakan bisnis yang menjanjikan dimana para konsumennya bukan hanya di satu kalangan saja tetapi di semua kalangan.
            Bisnis Foto Copy sangat berguna bagi kita sekarang ini apalagi kita sebagai mahasiswa yang memerlukan buku tetapi buku itu sudah tidak di produksi lagi, maka dengan mesin foto copy kita bisa mendapatkan intisari dari buku itu. Jadi bisa dibayangkan betapa bergunanya mesin foto copy. Karena itu tidak salah lagi untuk kita mencoba bisnis ini.
1.    KAJIAN TEKNIS
            Kajian Teknis merupakan kajian mengenai hal-hal yang akan di persiapkan untuk memulai bisnis. Diantaranya mencakup evaluasi lokasi, Sarana dan prasarana yang akan digunakan, dan alat dan bahan utama  yang akan diperlukan.
Alat dan Bahan Utama yang diperlukan
Untuk memulai berbisnis Foto Copy maka alat dan bahan utama yang kita perlukan adalah:
1.      Mesin Foto Copy
2.      Kertas
3.      Tinta
Evaluasi Lokasi
Lokasi yang sangat strategis untuk melaksanakan bisnis ini yaitu
1.      Dekat dengan Tempat Kuliah atau sekolah
2.      Dekat  perkantoran
Di tempat ini banyak orang yang memerlukan foto copy karena mesin foto copy dapat digunakan untuk membantu para siswa atau mahasiswa dan para pekerja kantoran untuk dapat memfoto copy tugas-tugas, buku-buku ataupun perkerjaannya.

2.    KAJIAN EKONOMIS
Kajian Ekonomis adalah kajian mengenai Rencana pembelanjaan , dan Rencana Kebutuhan dana.
1.      Mesin Foto Copy dengan harga 1 buah Rp. 15.000.000,-
2.      Harga kertas 1 karton yang berisikan 500 lembar kertas adalah Rp 30.100,- dan diperlukan pertama kali setidaknya 20 karton atau 10.000 kertas jadi uang yang diperlukan adalah @20 x Rp 30.100 = Rp 602.000,-
3.      Tinta untuk mesin Foto Copy Rp 250.000,-/ 1 liter
Maka Total Kebutuhan Dana yang di perlukan yaitu Rp. 15.000.000 + Rp. 602.000 + Rp 250.000 = Rp 15.852.000,-  

3.    KAJIAN FINANSIAL
Kajian Finansial meliputi Sumber Dana (modal), Modal yang di perlukan, dan Keuntungan yang Diperoleh dari bisnis tersebut
SUMBER DANA(MODAL)
Modal yang diperlukan diambil dari modal sendiri tidak diambil dari bank.


MODAL YANG DI PERLUKAN
Dari perincian harga untuk pembelian alat-alat dan bahan-bahan yang digunakan untuk memulai bisnis foto copy maka modal yang kita perlukan adalah kurang lebih sebesar Rp. 16.000.000,-

Pemasukan.
Biaya Foto Copy per lembar adalah Rp. 200,-  Untuk 10 hari 10000 kertas habis maka uang yang didapat adalah @10.000 X Rp.200 = Rp. 2.000.000,-
Pengeluaran
1.      Untuk mengganti kertas yang di pakai dan tinta yang habis maka harus di ganti dengan membeli kembali 20 karton kertas dan 1 liter tinta. Yang harganya Rp 602.000,- + Rp. 250.000 = Rp 852.000,- ( dilihat dari alat dan bahan yang di perlukan)
2.      Perawatan Mesin Foto Copy yaitu RP 250.000,-
Jadi Total Pengeluaran adalah Rp. 852.000 + Rp. 250.000 = Rp. 1.102.000,-
Keuntungan
-          Dari pengeluaran dan pemasukan maka didapat keuntungan per 1 minggu adalah Rp 2.000.000 – Rp. 1.102.000 = Rp.898.000,- / 10 hari
-          Dari keuntungan setiap 10 hari maka keuntungan untuk 1 hari adalah Rp. 89.800,- Maka keuntungan per 1 bulan adalah @30hari X Rp. 89.800,- = Rp. 2.694.000,-
-          Untuk Mengembalikan Modal yang dikeluarkan di perlukan waktu 6 bulan yaitu Rp 2.694.000 X @6 = Rp 16.164.000,-
-          Pendapatan yang didapat selama 1 tahun adalah Rp. 2.694.000 X @12 bulan = 32.328.000 dengan Modal Sebesar Rp 16.000.000,-
-          Maka Keuntungan yang didapat selama 1 Tahun adalah Pendapatan Selama 1 tahun di kurangi Modal yaitu Rp. 32.328.000 – Rp. 16.000.000 = Rp 16.328.000


JIKA MODAL DI SIMPAN DI BANK
Modal yang diperlukan adalah sebesar Rp. 16.000.000,- dan di tabung didalam bank.
1 Tahun Bank Memberikan Bunga kepada Nasabah sebesar 6%. Maka Bunga uang tersebut setelah di tabung di bank selama 1 tahun adalah 6% X 16.000.000 = Rp 960.000,- Maka Total Uang tersebut selama 1 Tahun adalah Rp 16.000.000 + Rp. 960.000 = Rp 16.960.000,-

PERBANDINGAN
Dari 2 Kasus di atas yaitu Modal di gunakan untuk Bisnis Foto Copy dan Modal di simpan di Bank. Dapat dilihat bahwa Pendapatan dari Bisnis Foto Copy Setelah 1 Tahun adalah Rp. 32. 328.000,-. Sedangkan Modal yang disimpan di Bank dan Berbunga 6 % adalah sebesar Rp. 16. 960.000,- . Jadi dapat dilihat bahwa dengan Bisnis Foto Copy di dapatkan untuk 2 kali lipat yaitu Rp.16.328.000 sedangkan yang hanya di simpan di bank hanya mendapatkan Keuntungan 6% yaitu Rp. 16.960.000.


4.    KESIMPULAN
Dari hasil perbandingan dapat dilihat bahwa dengan berbisnis kita akan mendapatkan untung yang besar. Ternyata berbisnis Foto Copy Sangat Menjanjikan apalagi untuk kita sebagai pemula untuk membuka bisnis ini. Dan Bisnis Foto Copy menjanjikan Untung yang besar asalkan kita kiat dan Rajin untuk bekerja Mengolahnya. Itulah Kunci Kesuksesan dalam Berbisnis.

TERIMA KASIH

TUGAS 6 MANAJEMEN & KEWIRAUSAHAAN
PRETY CHRISTY TOBUHU
070213055


STUDI KELAYAKAN BISNIS
“Usaha Warnet dan usaha kecil lainnya dibidang IT (game center, Printing, service PC, dll)”

a.     Pendahuluan
Tidak dapat dipungkiri bisnis informasi dalam era globalisasi saat ini berkembang sangat pesat,mulai dari bisnis informasi melalui majalah, koran, TV, Radio dan yang paling banyak digeluti oleh para pebisnis saat ini bisnis informasi melalui internet.
Untuk itu saya menyadari bisnis di bidang warnet ini akan sangat menjanjikan untung. Tentu saja pembuatan binis warnet dan usaha dibidang IT ini bukan merupakan rencana bisnis sekedar coba – coba, namun kami telah melihat kondisi pasar dimana saat ini bisnis warnet sedang berkembang pesat, apalagi di kalangan anak muda.
Saat ini website seperti facebook, twitter, dan myspace merupakan beberapa website terpopuler di dunia maya. Dan tidak dapat dipungkiri user dari jejaring sosial ini didominasi oleh kalangan anak muda. Untuk itu usaha warnet akan sangat menjanjikan karena akses ke jejaring sosial seperti yang dicontohkan diatas akan sangat diperlukan kalangan muda maka pastilah warnet adalah tempat yang tepat untuk dituju.
Untuk itu usaha warnet ini akan lebih memfokuskan ke gaya anak muda sendiri, mulai dari style, rancangan, serta usaha kecil yang ada disekitar warnet akan mengikuti pasar anak muda. Terutama akan difokuskan dikalangan mahasiswa karena warnet ini dibuat dan akan dijalankan oleh kami para mahasiswa.


b.    Dasar Teori
“Studi kelayakan bisnis”
Studi kelayakan sangat diperlukan oleh banyak kalangan, khususnya terutama bagi para investor yang selaku pemrakarsa, bank selaku pemberi kredit, dan pemerintah yang memberikan fasilitas tata peraturan hukum dan perundang-undangan, yang tentunya kepentingan semuanya itu berbeda satu sama lainya. Investor berkepentingan dalam rangka untuk mengetahui tingkat keuntungan dari investasi, bank berkepentingan untuk mengetahui tingkat keamanan kredit yang diberikan dan kelancaran pengembaliannya, pemerintah lebih menitik-beratkan manfaat dari investasi tersebut secara makro baik bagi perekonomian, pemerataan kesempatan kerja, dll.

Mengingat bahwa kondisi yang akan datang dipenuhi dengan ketidakpastian, maka diperlukan pertimbangan-pertimbangan tertentu karena didalam studi kelayakan terdapat berbagai aspek yang harus dikaji dan diteliti kelayakannya sehingga hasil daripada studi tersebut digunakan untuk memutuskan apakah sebaiknya proyek atau bisnis layak dikerjakan atau ditunda atau bahkan dibatalkan. Hal tersebut diatas adalah menunjukan bahwa dalam studi kelayakan akan melibatkan banyak tim dari berbagai ahli yang sesuai dengan bidang atau aspek masing-masing seperti ekonom, hukum, psikolog, akuntan, perekayasa teknologi dan lain sebagainya.
Dan studi kelayakan biasanya digolongkan menjadi dua bagian yang berdasarkan pada orientasi yang diharapkan oleh suatu perusahaan yaitu berdasarkan orientasi laba, yang dimaksud adalah studi yang menitik-beratkan pada keuntungan yang secara ekonomis, dan orientasi tidak pada laba (social), yang dimaksud adalah studi yang menitik-beratkan suatu proyek tersebut bisa dijalankan dan dilaksanakan tanpa memikirkan nilai atau keuntungan ekonomis.

PENGERTIAN
Jadi pengertian studi kelayakan peroyek atau bisnis adalah penelitihan yang menyangkut berbagai aspek baik itu dari aspek hukum, sosial ekonomi dan budaya, aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis dan teknologi sampai dengan aspek manajemen dan keuangannya, dimana itu semua digunakan untuk dasar penelitian studi kelayakan dan hasilnya digunakan untuk mengambil keputusan apakah suatu proyek atau bisnis dapat dikerjakan atau ditunda dan bahkan ditadak dijalankan.

RUANG LINGKUP
Aspek yang terdapat pada studi kelayakan proyek atau bisnis yang terdiri dari berbagai aspek yang sudah disebutkan di atas antara lain :

1. Aspek hukum
Berkaitan dengan keberadaan secara legal dimana proyek akan dibangun yang meliputi ketentuan hukum yang berlaku termasuk :
a. Perijinan :
i) Izin lokasi :
• sertifikat (akte tanah),
• bukti pembayaran PBB yang terakhir,
• rekomendasi dari RT / RW / Kecamatan
ii) Izin usaha :
• Akte pendirian perusahaan dari notaris setempat PT/CV atau berbentuk badan hukum lainnya.
• NPWP (nomor pokok wajib pajak)
• Surat tanda daftar perusahaan
• Surat izin tempat usaha dari pemda setempat
• Surat tanda rekanan dari pemda setempat
• SIUP setempat
• Surat tanda terbit yang dikeluarkan oleh Kanwil Departemen Penerangan

2. Aspek sosial ekonomi dan budaya
Berkaitan dengan dampak yang diberikan kepada masyarakat karena adanya suatu proyek tersebut :
a. Dari sisi budaya
Mengkaji tentang dampak keberadaan peroyek terhadap kehidupan masyarakat setempat, kebiasaan adat setempat.
b. Dari sudut ekonomi
Apakah proyek dapat merubah atau justru mengurangi income per capita panduduk setempat. Seperti seberapa besar tingkat pendapatan per kapita penduduk, pendapatan nasional atau upah rata-rata tenaga kerja setempat atau UMR, dll.
c. Dan dari segi sosial
Apakah dengan keberadaan proyek wilayah menjadi semakin ramai, lalulintas semakin lancar, adanya jalur komunikasi, penerangan listrik dan lainnya, pendidikan masyarakat setempat.

Untuk mendapatkan itu semua dengan cara wawancara, kuesioner, dokumen, dll. Untuk melihat apakah suatu proyek layak atau tidak dilakukan dengan membandingkan keinginan investor atau pihak yang terkait dengan sumber data yang terkumpul.

3. Aspek pasar dan pemasaran
Berkaitan dengan adanya peluang pasar untuk suatu produk yang akan di tawarkan oleh suatu proyek tersebut :
• Potensi pasar
• Jumlah konsumen potensial, konsumen yang mempunyai keinginan atau hasrat untuk membeli.
Tentang perkembangan/pertumbuhan penduduk :
• Daya beli, kemampuan konsumen dalam rangka membeli barang mencakup tentang perilaku, kebiasaan, preferensi konsumen, kecenderungan permintaan masa lalu, dll.
• Pemasaran, menyangkut tentang starategi yang digunakan untuk meraih sebagian pasar potensial atau pelung pasar atau seberapa besar pengaruh strategi tersebut dalam meraih besarnya market share.

4. Aspek teknis dan teknologi
Berkaitan dengan pemilihan lokasi peroyek, jenis mesin, atau peralatan lainnya yang sesuai dengan kapasitas produksi, lay out, dan pemilihan teknologi yang sesuai.

5. Aspek manajemen
Berkaitan dengan manajemen pembangunan proyek dan operasionalnya.

6. Aspek keuangan
Berkaitan dengan sumber dana yang akan diperoleh dan proyeksi pengembaliannya dengan tingkat biaya modal dan sumber dana yang bersangkutan.
c.      Nama Usaha
Usaha yang akan dikembangkan diberi nama “Brand New EL-Net” dengan badan usaha berbentuk CV yang didaftarkan ke notaris sehingga memiliki badan hukum yang tetap.

d.    Rencana Lokasi Usaha
Rencana lokasi operasional usaha akan ditempatkan didaerah yang memeuhi syarat sebagai berikut :
·         Lokasi dekat dengan kawasan pendidikan baik itu perguruan tinggi, Sekolah Menengah Umum dan Sekolah Menengah Pertama.
·         Lokasi berada di pusat keramaian, misalnya di pasar dan perkantoran
·         Lokasi berdekatan dengan pusat perbelanjaan atau mall
Lokasi akan kami prioritaskan di kawasan ruko bahu mall, dengan pertimbangan :
·         Dilokasi tersebut belum ada warnet sekaligus dengan game center
·         Lokasi tersebut dekat dengan PT UNSRAT, dan beberapa PT lain, juga ada beberapa SMA yang juga lokasinya dekat dengan daerah tersebut.
·         Mudah diakses oleh mahasiswa karena dekat juga dengan daerah kos – kosan mahasiswa.

e.      Target Pelanggan
Target pelanggan warnet ini adalah : pelajar dan mahasiwa disekitarnya. Mereka adalah yang menggunakan internet untuk hiburan semata yang frekwensinya cukup tinggi. Umumnya mereka hanya membuka program chatting dan situs jejaring sosial. Target lainnya adalah pengguna game center : yaitu mulai dari anak – anak sampai orang dewasa.



f.      Jenis Usaha
·         Warnet (warung Internet), merupakan cabang bisnis utama yang akan dikembangkan. Seluruh modal awal akan dipusatkan pada pengembangan warnet. (konsentrasi pada bulan pertama)
·         Game center, saat ini bisnis warnet akan sangat berkembang jika dibarengi dengan bisnis game online. (akan di konsentrasikan pada bulan pertama)
·         Service komputer, karena berhubung mahasiswa yang menjalankan warnet ini adalah mahasiswa elektro maka akan sangat sesuai apabila usaha warnet juga dibarengi dengan usaha service PC, sehingga apa yang kami dapatkan di kuliah dapat diaplikasikan didunia nyata.( dikonsentrasikan pada bulan kedua)

Target kami adalah setiap bulan menambah cabang usaha baru, walau tidak menutup kemungkinan pada bulan yang sama didirikan bebapa cabang usaha sekaligus sesuai dengan kebutuhan pasar yaitu anak muda.

g.     Keunggulan Kami
·         semua instalasi software, jaringan LAN, router dan Proxi server dapat kami lakukan sendiri, dengan demikian tidak menganggarkan dana untuk jasa pihak ketiga.
·         Service komputer dapat kami lakukan sendiri, tidak perlu mengambil karyawan luar sehingga dapat lebih menghemat biaya gaji karyawan.
·         Usaha pengetikan juga dapat kami lakukan sendiri sehingga lebih menghemat biaya gaji karyawan


h.    Perangkat Keras Dan Lunak
·         Komputer Pentium 4 sebanyak 11 unit dengan rincian, 5 unit untuk warnet, 5 unit untuk game, dan 1 unit untuk server.
·         Printer 1 unit untuk usaha printing
·         Headset 10 unit untuk warnet & game
·         Ac 1.5 pk 2 unit
·         Koneksi internet menggunakan telkom speedy
·         Sistem Operasi menggunakan windows  xp

i.       Kajian Bisnis
·         Kajian Teknis
Ø  Letaknya strategis (dekat dengan keramaian, dekat dengan perguruan tinggi dan Sekolah, serta dekat dengan kos-kosan)
Ø  Hardware-nya menggunakan spesifikasi teknis
1. PC Server, spesifikasi minimal yang disar :
v  Hardware
MotherBoard : Kecepatan 3.00 Ghz untuk dual Core
     Ram : 1 Ghz
     Harddisk : 160 GB
     NIC / LAN Card : 10/100 Mbps
     Drive : DVD / CD Writer
2.      PC Client
MotherBoard : 2.80 Ghz
Ram : 512 MB
Harddisk : 40 Ghz
VGA Card : Optional untuk Game


Ø  Topology Jaringan dan Perkabelan
Dilihat dari tiga jenis topologi jaringan yang ada yaitu topologi ring,topologi bus dan topologi star maka yang paling baik dan ekonomis digunakan untuk instalasi pada warnet adalah topologi star. Untuk penerapan Topology Jaringan STAR pada kasus diatas, disarankan pemasangan sebagai berikut:








Keterangan gambar :

Kabel Merah : Kabel UTP/LAN yang menghubungkan antara Switch dengan PC client.
Kabel Biru : Kabel yang menghubungkan antara Switch dengan PC Server.
Kabel Hijau : Kabel Yang menghubungkan antara PC Server dengan Modem Eksternal.
Sedangkan Skema dasar Pemasangan Kable UTP pada Konektor RJ-45. Adapun urutan kabelnya adalah :
OP – O – HP – B – BP – H – CP – C
O=Orange; P=Putih; B=Biru; H=Hijau; C=Coklat.
Pengecekan koneksi antara PC Client dengan Switch dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut:
1) Dengan menggunakan Tester khusus untuk Kabel LAN. Tester ini mampu mengetahui apakah koneksi kabel antara ujung yang satu dengan yang lainnya sudah terpasang dengan baik atau belum. Jika tidak mempunyai alat tersebut pengetesan bisa dilakukan dengan cara manual yang akan dijelaskan pada Nomor 2.
2) Dengan memberi tanda pada masing-masing ujung kable dengan warna yang sama, lalu dipasang dengan penyesuaian antara nomor yang ada pada client dan nomor yang tertera pada Switch. Contoh: jika satu ujung kable dipasang pada PC client No.1 maka ujung yang lain hendaknya dipasang pada port No.1 pula pada Switch. Jika kabel tersambung dengan benar maka lampu yang terdapat pada Switch akan menyala. Jika tidak lampu tidak akan menyala atau menyala dengan tidak sempurna. Jika hal ini terjadi, maka harus dilakukan langkah-langkah pengecekan sebagai berikut:
a. Periksa apakah Konektor RJ-45 sudah terpasang pada portnya masing-masing
dengan benar. Pemasangan yang benar adalah jika sudah terdengar bunyi klik pada saat memasukan konektor.
b. Periksa apakah ada kabel UTP/LAN yang bengkok hingga ada kemungkinan patah.
c. Jika kedua langkah tadi tidak menyelesaikan masalah maka harus diakan pemasangan ulang konektor RJ-45. karena ada kemungkinan bahwa pada saat pemasangan konektor tidak semua kabel terhubung pada posisi yang benar.
d. Jika itupun tidak menyelesaikan masalah, maka langkah yang harus dilakukan
adalah mengganti kabel tersebut dengan yang baru. Karena ada kemungkinan ada kable yang putus didalam, yang disebabkan pada saat pemasangan kabel mengalami bengkok yang parah sehingga inti salah satu kable putus.
Ø  Software yang digunakan
Windows XP SP2
Bandwith Controller / Manager
Billing System
Anti Virus
Firewall
Anti Spyware, Malware, Adware
Internet Explorer
Mozilla FireFox
Yahoo Messenger
 MiRC
Warcraft III
Ragnarok Online
Counter Strike
Adobe Reader
Anti Virus
Winamp
Microsoft Office
Billing System

·         Kajian Ekonomi
-          Sewa ruko Rp 7.000.000 /  tahun
-          Beli PC  Rp 27.500.000
-          Printer Rp 500.000
-          Ac 2 unit Rp 7.000.000
-          Pemasangan Internet Rp 900.000 (bulan pertama)
-          Renovasi tempat Rp 10.000.000
-          Ijin usaha Rp 600.000
-          Biaya listrik Rp 1.500.000
-          Dll Rp 5.000.000
Total anggaran biaya untuk bulan pertama
Rp 60.000.000
·         Kajian Finansial
Beberapa hal yang perlu dikaji secara finansial yaitu :
-          Sumber modal
Dari rincian anggaran diatas dapat dilihat biaya yang diperlukan digolongkan biaya menengah, karena itu tidak diperlukan pinjaman modal bank. Hal ini dikarenakan sumber modalnya berasal dari biaya patungan pendiri warnet ini. Tidak diambil keputusan untuk meminjam dana di bank karena tinggi bunga pinjaman bank yang takutnya tidak dapat dikembalikan dalam waktu 1 tahun.
-          Keuntungan yang diperoleh
v     Usaha warnet & game online satu hari mendapat penghasilan sebesar
Rp 60.000
Untuk 10 unit dalam 1 bulan(dikurangi hari libur) : Rp 15.600.00
Setahun dapat menghasilkan Rp 187.200.000
v     Penghasilan dari service pc dan printing perbulan Rp 500.000
Pertahun menghasilkan RP 6.000.000

penghasilan yang di dapat 1 tahun Rp 187.200.000 + 6.000.000
= Rp 193.200.000

Jadi dari rincian penghasilan diatas, dapat diketahui bahwa modal usaha dapat kembali dalam 1 tahun usaha warnet ini berjalan dan dengan mendapat keuntungan : Rp 193.200.000 – Rp 60.000.000 = Rp 133.200.000
-          Perbandingan keuntungan jika meminjam dana dari Bank
Jika kita meminjam dana di bank dengan bunga pinjaman 12 % pertahun maka total yang harus dibayarkan ke bank Rp 60.000.000 + 7.200.000 =
Rp 67.200.000, sedangkan apabila kita menggunakan modal sendiri kita tidak perlu membayar dana bung bank yang artinya kita hanya akan lebih banyak lagi mendapat untung.
j.       Penutup
Dari pembahasan Usaha Warnet dan usaha kecil lainnya dibidang IT (game center, Printing, service PC, dll) dapat dilihat bahwa dari kajian teknis, kajian ekonomi, dan finansial usaha ini layak dilakukan namun satu hal yang harus diperhatikan yaitu dalam segi modal. Dalam usaha ini disarankan untuk menjalankannya dengan modal sendiri karena akan lebih menguntungkan daripada kita meminjam modal di bank. Untuk lebih memudahkan modal tersebut bisa kita dapatkan dengan cara patungan / dengan kata lain ada beberapa orang penanam modal (tim).



















Daftar Pustaka

contoh proposal usaha


 Peils Yusac Tangkilisan
           080213125
 Studi kelayakan bisnis

STUDI KELAYAKAN BISNIS
USAHA TOKO BUNGA  “FRESH FLOWER”

BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
Sekarang ini perekonomian di Indonesia kurang menggembirakan bagi pengusaha dan masyarakat dimana tingkat inflasi tinggi serta BBM yang naik dan juga kebutuhan pokok semuanya naik semua.
Dalam aspek pertanian juga dirasakan dimana kebijakan pemerintah yang mengimpor barang sehingga ada barang yang kualitas lebih bagus dan harganya terjangkau daripada barang hasil produksi Indonesia.
Sehingga pengusaha harus menaikkan daya beli dari masyarakat,jika permintaan meningkat maka pasar menjadi potensial.  
  

B. Gambaran Umum Potensi Usaha

Kita perlu untuk melakukan analisis mengenai hal – hal yang potensial untuk melakukan usaha agar mampu memberikan manfaat ekonomi bagi kita. Dengan berbekal pada kebijakan pemerintah tentang kegiatan impor komoditas pertanian hal ini memungkinkan untuk terbukannya peluang dalam menjalankan usaha yang berkaitan dengan hal tersebut. Salah satu bentuk usaha bisnis yang bisa dijalankan adalah dengan mendirikan toko Bunga Impor. Selain mengacu pada kebijakan pemerintah tentang impor, mungkin juga sebagai alasan mengapa usaha tersebut punya peluang karena banyak dari masyarakat kita yang cenderung bangga membeli produk – produk dari luar negeri.
Kalau kita mencermati secara lebih mendetail mengenai kondisi perekonomian negara yang kurang stabil, maka apabila kita memposisikan diri sebagai pelaku usaha, maka yang akan telintas pertama kali di benak kita adalah mengenai bagaiman menciptakan sebuah unit usaha bisnis yang prospektif dan menguntungkan dalam jangka pendek dan jangka panjang sebagai tempat untuk melakukan investasi. Pemikiran yang kedua adalah dengan modal yang pas – pasan, produk apa yang akan kita produksi sehingga memunculkan permintaan pasar dan dapat memberikan keuntungan bagi kita. Kiranya pemikiran tersebut pantas muncul ketika kita semua terhimpit pada kondisi ekonomi yang sulit.  Oleh karena itu

C. Gambaran Umum Industri

Persaingan dalan usaha penjualan bunga memang sudah kompetitif. Banyak sekali kita jumpai beberapa took buah, baik sekala besar ataupun skala kecil, baik itu dilakukan di toko, kios, outlet, atau tempat berjualan lain seperti di pasar, swalayan, maupun pusat perbelanjaan modern. Untuk dapat bersaing dalam usaha yang bersangkutan, salah satu cara yang dilakukan adalah dengan melakukan pemilihan segmen yang tepat, potensial dan belum banyak digarap oleh pihak lain, kemudian menawarkan beberapa keunggulan dan nilai lebih bagi konsumen yang menjadi segmen usaha kita.
Dengan mengacu terhadap kebijakan pemerintah yang mengarah pada arus impor beberapa komuditas hasil pertanian, tentunya akan memberikan peluang bagi pemilik modal untuk membidik pasar yang berkaitan dengan hal tersebut


BAB II
ASPEK UMUM DAN ORGANISASI

A.    Nama Unit Usaha

Unit usaha ini diberi nama FRESH FLOWER dikarenakan bergerak dalam usaha dagang penjualan bunga  dengan kualitas yang baik yang berasal dari Impor maupun penyortiran terhadap bunga lokal yang memiliki kualitas yang baik.
Nama organisasi : Toko Bunga “FRESH FLOWER”
Jenis Organisasi : PT yang melakukan Penjualan bunga
Pemilik : Peils Yusac Tangkilisan
Alamat : Jalan Pinilih kecamatan Dimembe
Minahasa utara,Sulawesi utara
No Telp : 0431 8894548

B.     Legalitas Usaha

Dari segi legalitas usaha, unit usaha ini beberapa dokumen badan hukum untuk melaksanakan usaha bisnis sebagai bekal agar usaha yang dilaksanakan berjalan lancar di kemudian hari karena unit usaha ini skalanya adalah impor. Beberapa dokumen hukum yang dimiliki berkaitan dengan aspek hukum adalah :
a. Badan hukum
Untuk usaha ini yaitu berupa PT. Karena usaha yang kami lakukan sifatnya merupakan usaha bersama dengan modal bersama dan keuntungan dibagi bersama berdasarkan besarnya dari masing masing pemodal, dimana seluruh aktivitas yang timbul dalam pengelolaan menjadi tanggung jawab PT.

Selain itu, badan hukum yang didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham, badan hukumnya merupakan subyek hukum dan kekayaan yang terpisah (modal ).

b. Tanda daftar perusahaan dan Surat ijin usaha
Usaha toko buah impor memiliki ujin usaha dari dinas perindustrian dan perdagangan dan sudah terdaftar sebagai pelaku usaha penjualan komoditas buah impor. Sesuai dengan UU no. 3/1982 ttg Wajib Daftar Perusahaan, Perusahaan adalah setiap bentuk badan usaha yang menjalankan setiap usaha yang bersifat tetap dan terus menerus didirikan, bekerja, serta berkedudukan dalam wilayah negara Indonesia dengan tujuan memperoleh keuntungan/laba.

c. NPWP
Sebagai unit bisnis, kami juga mendaftarkan NPWP atas aktiva usaha kami ke Departemen Perpajakan setempat. NPWP merupakan nomer yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas bagi wajib pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

d. Ijin Domisili dan IMB
Karena unit usaha toko buah impor ini akan didirikan di atas sebidang tanah demi kelancaran usaha maka kami selaku pengusaha juga melakukan perijian untuk pengeringan tanah. Artinya bahwa kami melakukan pengalihfungsian lahan yang semula untuk pertanian menjadi bangunan untuk tempat usaha. Selain itu juga kami melakukan perijinan kepada pemerintah daerah setempat untuk ijin domisili, karena nantinya selaha berlangsung beberapa karyawan kami akan ada yang tinggal dan menetap di tempat tersebut.

e. Bukti Diri
Unit usaha kami juga mempunyai bukti diri mengenai kepemilikan usaha dan keterangan lain yang berhubungan dengan toko buah impor.


C. Organisasi
Organisasi tersebut di buat agar memudahkan mengenai kepemimpinan organisasi dan dalam pembagian pekerjaan sesuai dengan divisi masing – masing.

b. Tingkat jabatan

• Pimpinan, Manajer, Kepala Bagian, Karyawan, Security

D. Personalia

a. Kebutuhan tenaga kerja Kami dalam menjalankan usaha toko buah membutuhkan kurang lebih 30 tenaga kerja dengan rincian sebagai berikut ;

• Pimpinan 1 orang, Manajer 4 orang, 1 Kabag. Pelayanan, Pelayan toko 10 orang, 1 Kabag. Pergudangan, Karyawan bagian pergudangan 2 orang, Driver 3 orang, Clining Service 2 orang, Satpam 2 orang, Petugas parkir 2 orang, Tenaga srabutan 2 orang.


b. Tingkat balas jasa
Tingkat balas jasa berupa Gaji, jenjang karir, Training, Bonus prestasi dan bingkisan THR,







BAB III ASPEK PEMASARAN

A. Segmentasi, Targeting dan Positioning

a. Segmentasi
Yang menjadi segmen dari usaha toko bunga adalah segmen menengah ke atas

b. Targeting
Yang menjadi target market adalah Ibu rumah tangga, eksekutif muda, dan retail buah.

c. Positioning
Kami ingin meenciptakan image atau citra perusahaan di benak konsumen sebagai Toko buah impor terlengkap, nyaman, menjual buah berkualitas dengan harga yang pas.

B. Permintaan

a. Perkembangan permintaan saat ini
Dewasa ini, kalau kita cermati, permintaan akan bunga semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya bunga sebagai penunjang kebutuhan vitamin bagi tubuh. Terlebih dengan ditunjang oleh beragam cara yang mudah bagi masyarakat untuk mendapatkan bunga.

b. Prospek permintaan di masa yang akan datang
Dengan membanjirnya berbagai macam produk makanan dan minuman yang serba instan dimasyarakat akan menyebabkan kondisi persaingan produk – produk yang berbahan kimia tersebut akan mengalami kejenuhan seiring dengan tingginya persaingan pada industri.

C. Penawaran

a. Perkembangan penawaran saat ini
Perkembangan penawaran disektor usaha buah pada saat ini memang relative masih biasa-biasa saja. Hal tersebut disebabkan karena sektor usaha ini belum dibidik dan dikelola secara serius. Oleh karena itu, agar usaha buah menjadi lebih baik maka perlu peningkatan penawaran yang memberikan nilai lebih bagi konsumen.

b. Prospek penawaran di masa yang akan datang
Mengingat adanya peluang yang besar dalam usaha penjualan buah pada masa yang akan datang, maka perlu adanya penawaran produk yang memberikan nilai lebih dan manfaat bagi konsumen. Penawaran tersebut akan semakin variatif maupun lebih kompetitif karena sudah ditunjang dengan perangkat teknologi informasi yang memberikan kemudahan bagi bagi penjual maupun pembeli dalam melakukan transaksi atau sebatas bertukar informasi. Oleh karena itu, bagi pelaku usaha di sektor ini harus mampu melakukan penawaran yang inovatif untuk menarik pasar.


Interval = Nilai tertinggi dari interval – Nilai terendah dari interval
Jumlah Kelas
 = 5 – 1
                   5
             = 0,8

1,00 – 1,80      =          Sangat tidak layak
1,81 – 2,60      =          Tidak layak
2,61 – 3,40      =          Sedang
3,41 – 4,20      =          Layak
4,21 – 5,00      =          Sangat layak
Untuk mengetahui layak atau tidaknya dari segi pemasaran maka dapat dicari dengan rumus ;
Kelayakan usaha =                  Total bobot
Jumlah item yang dinilai
    = 75/20
    = 3,75
Berdasarkan hasil yang diperoleh sebesar 3,75 maka usaha toko bunga dari sisi pemasaran dikatakan layak karena masuk pada range 3,41 – 4,20.
E. Analisis Persaingan
Untuk melakukan analisis terhadap kondisi persaingan pada usaha toko bunga, maka kami menggunakan analisis Matrik Persaingan, yaitu dengan cara :

a. Membandingkan usaha satu dengan usaha lain yang sejenis pada factor persaingannya, semakin bagus maka semakin tinggi skornya. Skala penilaian yang digunakan adalah skala 1 – 5 .

b.Dengan membandingkan tingkat kepentingan dari masing – masing factor. Semakin penting, maka skornya semakin tinggi. Skala penilaian yang digunakan adalah skala 1 – 5 .


Berdasarkan pada table matrik analisis tingkat persaingan, maka dapat disimpulkan bahwa usaha Fresh Flower menduduki pada perigkat teratas untuk kekuatan kompetitifnya, sedangkan pesaing yang paling besar adalah swalayan. Kelemahan dari Fresh Flower terletak pada Lokasi Toko yang kurang menguntungkan dibandingkan dengan lokasi dari swalayan. Oleh karena itu harus ada pembenahan dan evaluasi terhadap lokasi Fresh flower agar nantinya mudah dijangkau oleh konsumen.

F. Program Pemasaran

a. Tingkat pelayanan Dalam memasarkan buah impor kami memberikan layanan yang memuaskan melalui layanan pemesanan, delivery, memilih sendiri buah di rak buah, garansi.


b. Penetapan harga
Penetapan harga yang akan dilakukan adalah dengan menetapkan harga berdasarkan tingkat keberlangsungan usaha, dimana kami mencari keuntungan yang relative sehingga dapat menjalankan usaha secara kontinyu untuk meningkatkan pangsa pasar.

c. Kegiatan promosi
Beberapa kegiatan promosi yang dilakukan adalah dengan melalui promosi di media masa cetak, leaflet dan spanduk, serta siaran di beberapa stasiun rasio lokal, maupun sebagai sponsor kegiatan masyarakat ataupun instansi pemerintah/swasta.

d. Kegiatan Distribusi
Untuk kegiatan distribusi, kami menggunakan armada distribusi sendiri.




BAB IV
ASPEK TEKNIS DAN OPERASI

A. Rencana Pengembangan

a. Evaluasi lokasi
Lokasi yang akan kami pilih untuk mendirikan bangunan sebagai tempat usaha Toko Bunga di
Jalan Pinilih kecamatan Dimembe  Minahasa utara,Sulawesi utara

b. Sarana dan prasarana
• Sarana yang akan kami gunakan untuk menunjang kegiatan usaha kami adalah dengan menmanfatkan : Machine Teller, AC, Troli, Toilet, Meja Kursi, Ruang Tunggu, Tempat parkir, kendaraan,dll
 • Sedangkan untuk prasarananya kami menggunakan gedung seluas 1000m2 untuk toko.

c. Tenaga ahli dan tenaga biasa
Tenaga ahli yang kami pekerjakan untuk menunjang kelancaran usaha toko kami adalah tenaga ahli pemasaran, keuangn, produksi dan sdm serta teknisi sarana dan prasarana pendukung usaha. Sedangkan untuk tenaga biasa yang kami gunakan adalah wiraniaga, tenaga srabutan / kurir dan bagian cleaning service.

d. Bahan – bahan utama
Bahan utama yang digunakan dalam menjalankan usaha toko buah antara lain : berbagai macam bunga  impor dengan kualitas yang baik dan beberapa bunga produksi lokal yang berkualitas.

e. Bangunan dan tata letak bangunan
Berkaitan dengan bangunan dan tata letak bangunan, toko buah impor akan didirikan di atas tanah seluah 1000 m2 dimana luas tanah untuk mendirikan bangunan toko 300 m2, dan 800m2 untuk tempat parkir. Untuk luas bangunan toko adalah 700 dengan dua lantai. Bentuk bangunan berupa ruangan berlantai 2. Tata letak bangunan antara lain bangunan utama sebagai tempat berjualan, tempat parkir, ruang informasi dan penitipan, toilet.

f. Jadwal pelaksanaan Usaha toko bunga  akan mulai didirikan pada tanggal 1januari 2011 sampai tanggal 5 january 2011 untuk kegiatan pembangunan gedung, dan kegiatan operasional penjualan mulai lounching dan diperkenalkan ke masyarakat mulai tanggal 3 maret 2011.

g. Perkiraan biaya teknis dan operasi
Biaya teknis dan operasional diperkirakan mencapai Rp1.000.000

C. Penawaran
a. Perkembangan penawaran saat ini
Perkembangan penawaran disektor usaha buah pada saat ini memang relative masih biasa-biasa saja. Hal tersebut disebabkan karena sektor usaha ini belum dibidik dan dikelola secara serius. Oleh karena itu, agar usaha bunga menjadi lebih baik maka perlu peningkatan penawaran yang memberikan nilai lebih bagi konsumen.

b. Prospek penawaran di masa yang akan datang
            Mengingat adanya peluang yang besar dalam usaha penjualan buah pada masa yang akan datang, maka perlu adanya penawaran produk yang memberikan nilai lebih dan manfaat bagi konsumen. Penawaran tersebut akan semakin variatif maupun lebih kompetitif karena sudah ditunjang dengan perangkat teknologi informasi yang memberikan kemudahan bagi bagi penjual maupun pembeli dalam melakukan transaksi atau sebatas bertukar informasi. Oleh karena itu, bagi pelaku usaha di sektor ini harus mampu melakukan penawaran yang inovatif untuk menarik pasar.

B. Rencana Pengoperasian Usaha

a. Proses operasi usaha Prose operasi perusahaan meliputi rencana penjualan, rencana persediaan produk, penjadwalan pegawai dan penggajian, pengawasan kualitas, dan pengawasan biaya penjualan dan pemesanan.

b. Kebutuhan bahan operasi
Kebutuhan bahan operasi Toko Bunga fresh flower dikelola oleh masing masing departemen dan nantinya dikoordinasikan dengan pimpinan mengenai kebutuhn bahab operasi yang meliputi pendanaan, jumlah produk dan kegiatan kemasaran.

c. Kegiatan perawatan mesin
Kegiatan perawatan mesin kami menggunakan tenaga ahli mesin sesuai dengan mesin – mesin yang kami gunakan.












BAB V
ASPEK KEUANGAN

A. Kebutuhan Dana Investasi

a. Investasi harga tetap
Investasi ini mencapai Rp 11.000.000,-

b. Biaya pra operasi
Biaya pra operasi mencapai Rp 800.000.000,- yang digunakan untuk proses pembelian tanah dan mendirikan bangunan.

c. Modal kerja
Modal kerja digunakan untuk membiayai seluruh aktiva lancar yang mencapai Rp 400.000.000,-
Total kebutuhan dana Investasi = Rp 1M

B. Rencana Pembelanjaan dan Sumber Dana

a. Modal sendiri
Modal sendiri Rp 1.900.00.000,-

b. Pinjaman bank
Pinjaman dari bank Rp 400.000.000,-

C. Rencana Kebutuhan Dana

a. Aktiva Tetap

• Tanah 1000m2                                                   Rp 250.000.000

• Bangunan, 700 m2                                            Rp 400.000.000

• Rak pendingin, 100 buah                                  Rp 120.000.000

• Sofa, 5 set                                                          Rp 7.000.000

• Troli, 20 buah                                                    Rp 10.000.000

• Kranjang tas buah, 50 buah                               Rp 600.000

• Timbangan, 4 buah                                            Rp 1.000.000

• Komputer dan Machin Teller, 4 buah                Rp 12.000.000

• Mobil operasional 1 buah                                  Rp 60.000.000

• Motor 2 buah                                                     Rp 24.000.000 +

Jumlah Aktiva Tetap                                            Rp 884.600.000

b. Aktiva Lancar

• Kas                                                                    Rp 150.000.000

• Bunga impor                                                      Rp 150.000.000

• Bunga lokal                                                       Rp 5.000.000 +

Jumlah Aktiva Lancar                                                                         Rp 305.000.000

Total Aktiva                                                                            Rp 1.189.600.000



D. Proyeksi Keuangan

a. Proyeksi pendapatan

• Pendapatan per hari                                           Rp 15.000.000

• Pendapatan per bulan                                        Rp 420.000.000

• Pendapatan per tahun                                        RP 5.040.000.000

b. Proyeksi biaya per tahun

• Pengadaan bunga                                              Rp 1.860.000.000



• Gaji karyawan

- 1 Pimpinan                                                   Rp 24.000.000

- 4 Manajer                                                     Rp 86.000.000

- 1 Kabag. Pelayanan                                                 Rp 13.200.000

- 10 Pelayan toko                                           Rp 108.000.000

- 1 Kabag. Pergudangan                                Rp 12.000.000

- 2 Karyawan gudang                                                Rp 21.600.000

- 3 Driver                                                        Rp 25.200.000

- 2 Clining Service                                         Rp 14.000.000

- 2 Satpam                                                      Rp 24.000.000

- 2 Petugas parkir                                           Rp 13.200.000

- 2 Tenaga srabutan                                        Rp 12.000.000

Jumlah gaji karyawan                                                  Rp 353.200.000

• Biaya listrik                                                       Rp 12.000.000

• PBB                                                                   Rp 2.400.000

• PPn                                                                    Rp 504.000.000

• Biaya Telp.                                                        Rp 4.000.000

Perlengkapan kebersihan                                Rp 1.000.000

• Dep bangunan gedung 20th                              RP 32.000.000

• Dep Komp/Machin Teller 2th                            RP 1.000.000

• Dep kendaraan 5th                                             Rp 16.000.000

• Dep sofa 2th                                                      Rp 3.500.000

• Dep rak pendingin 3th                                       Rp 40.000.000

• Dep troli 5th                                                      Rp 2.000.000

• Dep timbangan 2th                                            Rp 500.000

                   • Dep keranjang 1th                                              Rp 1.000.000
         Jumlah Biaya                                                        Rp 3.185.800.000

c. Proyeksi rugi / laba Perhitungan laba /rugi yaitu dengan menghitung selisih dari pendapatan dengan pengeluaran.
Laba/Rugi = Pendapatan – Pengeluaran
     = Rp 5.040.000.000 – Rp 3.185.800.000
     = Rp1.854.200.000
Dengan demikian laba yang diperoleh per tahun dalam penjualan buah adalah sebesar
 Rp 1.854.200.000

d. Proyeksi kemampuan pelunasan hutang Hutang dilunasi dalam jangka waktu 10 tahun dengan bungan 12 % per tahun.

e. Perhitungan kelayakan usaha

1. Dengan metode Payback Periode
Payback Period = Investasi x 1 tahun
                               Arus Cash Inflow

• Arus Cash Flow = EAT + Depresiasi

• Aktiva tetap Rp 884.600.000

• Depresiasi = Rp 96.000.000 per tahun
                     = diperoleh dari total depresi





Beban Depresiasi

• Keuntungan bersih per tahun = Omset per tahun – biaya operasional

= Rp 5.000.000.000 – Rp 3.000.000.000 = Rp 1.000.000.000

• Hari kerja per tahun diasumsikan 336 hari

• Misalkan usaha tersebut setelah dikurangi pajak 15 % adalah
EAT= 30 %xRp1.000.000.000
EAT= Rp 300.000.000

2. Dengan Rate of Return
Yaitu dengan membandingkan Rata – rata EAT dengan Rata- rata Investasi
Misalkan pendapatan per tahun adalah sebagai berikut ;



Rata – rata EAT = Rp 1.150.094.000
Rata – rata Investasi Rp 1.189.600.000/2 =Rp 594.800.000
ARR = 1.150.094.000
            594.800.000
         = 193,3581%

Jika NPV > 0 Usulan proyek diterima ( Positif )
Jika NPV < 0 Usulan proyek ditolak ( Negatif )
Jika NPV = 0 Nilai perusahaan tetap dan perlu pertimbangan lagi
NPV =   - Investasi awal (Io)
= Rp 5.437.610.202 - Rp 1.189.600.000
= RP 4.248.010.202
Dengan demikian investasi yang dilakukan dalam pembuatan usaha Toko Bunga dapat dikatakan layak karena hasil dari NPV positif yaitu sebesar Rp 4.248.010.202












BAB VI
ASPEK EKONOMI DAN SOSIAL


A. Penambahan Devisa

Adanya investasi di dalam usaha Toko Bunga membawa dampak terhadap devisa negara Indonesia melalui bea cukai pajak barang impor. Pendapatan pemerintah meningkat melalui pajak penghasilan yang harus dibawayarakan oleh Toko Bunga fresh flower.

       B. Penyerapan tenaga kerja

Usaha Buah Impor memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja sebanyak 20 orang dan memperkecil angka pengangguran di masyarakat.


C.    Dampak terhadap lingkungan masyarakat

a. Adanya peningkatan ekonomi masyarakat khususnya para karyawan.

b. Adanya lowongan lapangan pekerjaan baru

      D. Dampak terhadap industri lain

a. Bagi usaha yang sejenis tentunya akan berdampak pada meningkatnya persaingan.

b.Bagi petani bunga lokal akan berupaya untuk meningkatkan kualitas.


BAB VII
KESIMPULAN

A.    Kesimpulan
Dalam usaha toko bunga ini memerlukan kerja keras supaya hasil dari usaha ini menguntungkan dari hasil perhitungan usaha ini mendapatkan keuntungan yang besar dari pada modal disimpan di bank yang keuntungannya sangat kecil.

.

B.     Saran

Dalam usaha ini harus mempertimbangkan letak dimana bunga cocok di suhu dingin serta pemeliharaannya harus selalu diperhatikan dalam usaha ini keuntungannya besar dan bisa mengganti modal yang dikeluarkan.jadi harus selalu diperhatikan aspek2 yang ada agar supaya bisnis usaha bunga dapat berjalan lancer.




 
Maysheila P Sembung
080213105
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang.

            Dimasa sekarang ini begitu banyak kebutuhan pangan salah satunya kebutuhan dalam konsumi ikan laut dan lobster yang memacu para nelayan untuk bekerja eksra keras untuk mendapatkan hasil yang maksimal,sementara di lapangan banyak nelayan yang mengeluh dengan hasil tangkapan yang kurang memuaskan,dengan melihat hal ini, saya ingin membuka usaha dengan memproduksi suatu alat elektronika yang mampu merangsang ikan dan lobster untuk datang mendekati alat ini sehingga mempermudah,mempercepat dan meningkatkan hasil tangkapan


B. Tujuan Dan Manfaat.
            
             Tujuannya adalah untuk memperoleh keuntungan yang semaksimal mungkin dengan penggunaan biaya seminimal mungkin. Selain itu juga untuk menyalurkan hobbi merakit alat elektronika menjadi suatu kegiatan yang dapat menambah ilmu dan pengalaman dalam dunia elektronika.
             Manfaatnya adalah sebagai sumber penghasilan yang lumayan sehingga lebih meringankan beban orang tua, juga dapat membantu meningkatkan hasil tangkapan para nelayan. 








                                                                       

MEKANISME DAN GAMBARAN USAHA

C. Proses Produksi
          
Proses produksi dari usaha Pembuatan Rangkaian ini, yaitu:
1. Lokasi tempat usaha
    Karena kebetulan rumah saya (penulis) berada di daerah pesisir pantai dan jalur lalu lintas yang padat (Lokasi yang Strategis),maka lokasi tampat usaha Memakai rumah sendiri.
2. Penyediaan barang dagangan
    Pertama, Merakit Rangkaian Elektronik Perangsang dengan schematic diagram seperti berikut

                                                                                                                   









                                                      Gbr. schematic diagram





                                                                  

            Setelah gambar dirakit dalam satu papan PCB, Lalu kita siapkan supply tegangan listrik berupa Bateray Kotak  9 V, Kemudian memasukan Buzzer (alat yang menghasilkan getaran suara) kedalam Pipa paralon ,
Yang berdiameter 5 cm,panjang 3 – 5 m. Yang nantinya pipa patalon ini di celupkan kedalam air laut.
    *Sebagai lampiran kami sertakan juga perinsip kerja dari alat ini dimana alat ini akan  menghasilkan geteran suara (manusia tidak dapat mendengar getaran suara ini karena frekuensinya sangat rendah) yang hanya dapat didengar oleh Binatang laut seperti ikan dan bahkan Lobster sejauh radius 4000 m.Geteran suara ini akan merangsang ikan dan lobster untuk mendekati sumber geteran suara (seperti laron yang mendekati cahaya lampu) dan hal ini akan mempermudah proses penangkapan ikan dan lobster 


D. Proses pemasaran

Pada awalnya  membagikan brosur yang berisi cara pemakaian dan keuntungan pemakaian alat ini kepada nelayan. Kemudian berisi juga alamat dari toko (lokasi tempat usaha) supaya dapat dikenal dan dikunjungi. Kemudian ada juga yang dipasarkan  langsung ke nelayan  















                                                                        

BAB III
ANALISIS BIAYA DAN ANALISIS PENDAPATAN

E. Analisis Biaya
          I . Biaya alat & Bahan baku
          1)  10 unit Toolset
               @ Rp 100.000                                                                              Rp 1.000.000      
          2)  2 unit mesin bor elektrik
               @ Rp 175.000                                                                               Rp 350.000
          3)  10 unit kikir
               @ Rp 25.000                                                                                Rp 250.000
          4)  10 unit masterpiece gambar PCB                                            RP 550.000
          5)  pembelian bahan baku per 100 unit                                         Rp 380.000
          6)  peralatan lain dalam gedung                                              Rp 2.500.000 +                                                     

                                Sub total 1                                                              Rp 5.030.000

      
 II.    Biaya operasional
    1) gaji karyawan lima orang per bulan
        @ Rp 750.000                                                                                Rp 3.750.000
        Gaji karyawan per tahun     12* Rp 3.750.000                         Rp 45.000.000
  
   2) Biaya telepon per bulan                                                      
       @ Rp  350.000
        Biaya telepon per tahun         12*Rp 350.000                           Rp  4.200.000.
      3) Biaya listrik per bulan                                                                                                      
         @ Rp    120.000
        Biaya listrik per tahun           12*Rp 120.000                              Rp   1.440.000 
    4) Biaya bahan baku per bulan
         @ Rp     750.000
         Biaya bahan baku per tahun  12*Rp 750.000                             Rp   9.000.000    +
                        Sub total 2                                                                    Rp   63.390.000
               
* Dari Analisis  diatas maka dapat di peroleh estimasi biaya Modal usaha adalah Sebesar :

Sub Total 1 +{ Subtotal 2 (Bulan pertama)}

5.030.000 + (63.390.000/12)
5.030.000 + 5.282.500 =    Rp 10.312.500




                                                                                                                                                                                                     

F. Analisis Pendapatan
      > Hasil penjualan/ pendapatan per hari                                         Rp   560.000
      > Hasil penjualan/ pendapatan per bulan
               30*Rp 560.000                                                            Rp  16.800.000
      > Hasil penjualan/ pendapatan per tahun
                12*Rp 16.800.000                                                                Rp 201.600.000

    
 © Pada tahun pertama keuntungan yang didapat adalah:
    
Hasil penjualan/ pendapatan per tahun                                                             Rp  201.600.000
     Sub Total 1                                                                                      Rp      5.030.000
     Sub Total 2                                                                                              Rp    63.390.000    _
     Keuntungan Tahun Pertama                                                                        Rp   133.180.500

 © Pada tahun kedua dan seterusnya keuntungan yang didapat adalah:
   
     Hasil penjualan/ pendapatan per tahun                                           Rp 201.600.000
     Sub total 2                                                                                       Rp   63.390.000     _
      Keuntungan Tahun kedua dan seterusnya                                     Rp   138.210.000




                                                                      
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan
           Ternyata usaha yang pada awalnya dianggap hal kecil apabila dalam proses menajemen tertata dengan baik maka akan mandatangkan keuntungan yang besar , yang dimulai hanya karena ingin menyalurkan hobi menjadi aktivitas yang dapat memberi keuntungan yang besar, Selain itu juga dapat menerapkan teknologi yang sederhana ke masyarakat luas
Saran
           Agar usaha ini dapat dikembangkan menjadi usaha yang besar, maka diperlukan manajemen yang baik dan profesional. Selain itu untuk menjaga kenyamanan pelanggan diharapkan kualitas dan kuantitas produk dagang harus terus di tingkatkan.





















Tugas MKU^ Kajian Bisnis Dalam Membuka Sebuah Usaha (Simulasi Buka Usaha Fotocopy)
Oleh : Robintang Rezeky (070213064)

PENDAHULUAN
          Banyak orang beranggapan bahwa, untuk memulai suatu bisnis adalah sesuatu hal yang sangat susah dikerjakan, karna bisnis itu membutuhkan modal yang besar, ruang lingkup yang luas dan harus menyediakan lokasi khusus untuk tempat usaha. Tetapi sebenarnya, suatu bisnis dapat dimulai dari mana saja, yang mana bisa menghasilkan uang meskipun sambil bekerja sebagai karyawan ataupun mengurus anak.
          Chief Executive Office Independent Financial Planner dari Quantum Magna Financial, Ligwina Poerwo Hananto CFP, mengatakan bahwa, " membuat bisnis artinya kita harus siap-siap terjun bebas, siap-siap gagal, dan ketika bisnis itu gagal, telan semua pahitnya, dan mari kita mulai lagi. Selain pengalaman akan bertambah banyak, kerena menjalani bisnis sendiri, Andpun akan menjadi kreatif, ulet, tahan banting dan bertanggung jawab.Dan ini juga berarti Anda sudah menciptakan suatu lapangan pekerjaan bagi orang lain.Tidak masalah, seandainya kita mempunyai bisnis yang sama dengan orang lain.Yang penting kita harus mempunyai sesuatu yang khusus, yang bisa memikat orang untuk bisa datang dan membeli ditempat kita.
          Setelah kita mempunyai ide, kita harus bertanya pada diri sendiri, yaitu dengan "What", apa yang akan kita jual?, "Who", kita menjualnya kepada siapa?, yang berati menentukan target pasar, dan "How", bagaimana kita bisa memasarkan produk kita? Semua ini haruslah diusahakan dengan berbeda dan sekreatif mungkin. Dan yang perlu diingat, jangan pernah merasa takut untuk memulai dengan bisnis ". Banyak pengusaha yang melakukan bisnisnya sesuai dengan hobi atau kegiatannya diwaktu luang.
            Ada tujuh cara yang mudah untuk memulai dengan bisnis :
1.      Melakukan suatu hal yang dicintainya.
Keberhasilan dari suatu bisnis sebenarnya tergantung dari diri Anda sendiri, seberapa besar Anda sudah mencurahkan hati terhadap bisnis tersebut. Jika Anda mencintai bisnis tersebut, sudah pasti itu akan menjadikan Anda secara otomatis menjadi seorang yang ahli dan gigih.

2.      Dari hidup sehari-hari.
Banyak pengusaha yang melakukan bisnis dengan menjual barang-barang yang sering kita jumpai  sehari-hari.
3.      Hobi
Apakah Anda pernah mendapatkan pujian dari teman-teman Anda untuk masakan yang Anda masak sendiri atau busana yang telah Anda rancang sendiri? Kenapa tidak dikembangkan saja? Jadikan hobi  Anda menjadi suatu bisnis dengan memulai menjualnya kepada teman-teman Anda sendiri.
4.      Segera mulai.
Janganlah menunda waktu yang lama untuk berbisnis, karena faktor mood atau perasaan bisa membuat Anda menunda rencana yang telah disusun. Segera bergerak, ketika Anda sudah tahu akan menjual  produk apa. Beri nama produk yang khas agar konsumen mudah mengingatnya.
5.      Tes Market.
Tes market merupakan komponen yang sangat penting jika mau berbisnis. Caranya bisa dengan  mengamati perubahan gaya hidup, daya beli konsumen, dan selera konsumen. Siapa tahu, Anda malah bisa menjadi pencipta tren. Ketika pasar sudah menerima produk kita, pertahankan kualitasnya. Hasil yang akan dipasarkan pertama kali menjadi poin penting yang akan dinilai oleh pasar. Dan jangan lupa  untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas produk di kemudian hari.








PEMBAHASAN
            Usaha bisnis yang akan saya ambil dalam pembahasan ini adalah usaha fotocopy.
peluang bisnis foto copy masih sangat menjanjikan dan mudahnya mendapatkan mesin fotocopy baik itu membeli secara langsung maupun menyewa mesin fotocopy. Untuk meminimalisir modal dalam membuka usaha maka diadakan penyewaan mesin fotocopy. karena dengan menyewa kita tidak perlu mengeluarkan banyak modal untuk memulai sebuah usaha bisnis  fotocopy atau warung fotocopy .
Sebelum memulai usaha fotocopy ada baiknya kita  mempertimbangkan beberapa hal yang sangat mempengaruhi untuk usaha fotocopy. Apa saja yang perlu dipertimbangkan?
A.    Lokasi,
            Usahakan kita memilih lokasi yang dekat sekolah,universitas, ada baiknya kita melakukan pengamatan terlebih dahulu dengan cara melihat aktifitas saat jam istirahat  coba perhatikan berapa sering mereka melakukan aktifitas fotocopy, perhatikan juga sudah berapa tempat fotocopy yang terdapat dilokasi tersebut. Jika tempat yang ada selalu ramai, berarti peluang pasar masih ada.
 Maka disini lokasi tempat usaha yang akan saya ambil adalah di daerah kampus. Ini setelah pengamatan tentang aktivitas mahasiswa yang sering melakukan aktivitas fotocopy, akan tetapi tempat fotocopy tersebut jauh dan susah untuk dijangkau apabila dalam keadaan atau kebutuhan mendadak. Maka saya berpikir adanya peluang besar untuk berbisnis fotocopy di daerah kampus.
B.     Harga
Usahakan jangan membuat harga terlalu mahal dan jangan terlalu murah ini untuk menjaga persaingan yang sehat. Harga juga termasuk salah satu faktor yang diperhatikan oleh konsumen. Harga yang  ditawarkan foto copy bermacam-macam antara lain :
Fotocopy Biasa / 70 gr      = Rp. 100,- / lembar
Fotocopy Biasa / 80 gr       = Rp. 125,- / lembar
Jilid Mika                            = Rp. 2500,-
Jilid Biasa                           = Rp. 3000,-
Jilid Laminating                  = Rp. 6000,-
Jilid Skripsi                         = Rp. 12000,-
C.     Menjaga mutu dan kualitas
     Disini kita dituntut untuk berani memberikan kualitas atau mutu lebih baik dibandingkan tempat yang lain, hal ini secara tidak langsung akan menarik pelanggan untuk menjadi pelanggan tetap. Usaha foto copy yang harus di utamakan  selalu menjaga mutu dari semua jasa yang dia jual kepada konsumen, cepat, tepat, rapi dan memuaskan. Semua faktor itu yang selalu mereka jaga guna untuk memuaskan para konsumen.Agar mutu pelayanan terkontrol, semua proses produksi foto copy di tangani secara terstruktur. Semuanya dikerjakan di ruko. Bahan baku untuk memenuhi semua kebutuhan foto copy ini sudah di suplai dari beberapa agen yang bekerjasama dengan mereka.mereka memiliki beberapa stategi untuk tetap eksis di dunia foto copy. Caranya adalah memberikan pelayanan yang dibutuhkan oleh konsumen, menjaga kualitas dan mutu dari apa yang meraka jual, menjaga kerapian dan keindahan dari setiap order dari mereka.
Untuk mempromosikan usaha yang mereka rintis, dia cukup menawarkan kepada teman-temannya saja, dia memiliki beberapa link . “Sempat juga dulu awal membuka foto copy ini memakai selebaran brosur yang di sebar ke beberapa tempat strategis.”
D.    Consumable & spare part
     Semakin murah consumable (toner & kertas) semakin besar pula margin keuntungan kita. Untuk bersaing dg copy center lain kita harus pintar dalam mendapatkan comsumable yg murah.untuk kertas kita bs gunakan kertas plano potong.untuk toner kita bisa gunakan toner compatible tidak harus orisinal.
Hal perlu diingat adalah,jangan karena harga kita mengorbankan kualitas.kertas plano potong kadang sangat sulit d tarik mesin fotocopy dan sering membuat jam.
Sedangkan toner compatible suka membuat drum tidak awen dan merusak sparepart
mesin. Untuk itu harus dilakukan test satu persatu dan liat hasilnya. Untuk toner saya
sudah coba beberapa jenis toner,pilihan saya jatuh pada eop.walaupun harganya lebih
mahal sedikit,tapi tonernya membuat mesin saya jadi awet. Dg catatan kita gunakan
np6030.kalo ir5000 saya gunakan toner orisinil.



E.     Supplies
     Modal barang seperti alat tulis dan lainnya juga sangat penting dalam menentukan
besarnya keuntungan usaha copy center kita.dapatkan barang2 tersebut dari grosir utama sperti d Pasar 45 atau pasar pagi. Smakin banyak anda belinya,semakin murah harganya. Jika pelanggan anda mahasiswa/pelajar,alat tulis merek joyko atau kenko
sangat cocok,karena harganya yg terjangkau.

F.      Layanan
     Layanan yg beragam akan membuat copy center anda seperti layaknya supermarket yg menjual banyak barang. Smakin lengkap barang dan layanan anda,smakin besar keuntungan yang anda dapatkan. Maka di sini saya menyediakan layanan laminating, printing, penjualan refill tinta printer, alat tulis, minuman dingin dan penjilidan.

G.    Modal cadangan dan supplier.
     Usahakan selalu mempunyai stock terutama untuk barang yang terpakai/terjual seperti ATK, toner, kertas, dsb. Pastikan anda mendapatkan supplier yang baik dan pasokan yang cukup. Hal yang paling diperhatikan adalah jangan sampai disaat usaha sedang ramai, tetapi anda kehabisan stock, hal ini akan membuat pelanggan kita berpindah ketempat lain.

H.    Musim Liburan Sepi Order
     Kesulitan yang sangat dirasa untuk usaha fotocopy ini yaitu pada saat musim liburan tiba.  Hampir setiap musim liburan foto copy ini selalu sepi akan order. Ditambah harga kertas mulai naik. harus banting tulang untuk mencari agen kertas yang harganya relatif miring di bandingkan dengan agen kertas yang lainnya.
Hal itu disebabkan karena kebanyakan konsumen yang memakai jasa foto copy biasanya para mahasiswa , bahkan tak jarang mahasiswa dari luar juga memakai jasa foto copyan mereka. Hanya instansi maupun masyarakat umum yang pada waktu liburan masih tetap menggunakan jasa fotocopy.

I.       Prospek Cerah.
     Menurut Pemilik bisnis foto copy, usaha ini sangat memiliki prospek cerah untuk jangka waktu yang lama, akan tetapi harus juga mengimbangi dengan kemajuan teknologi yang semakin berkembang karna produsen foto copy selalu memunculkan produk-produk foto copy ter baru. Untuk itu dia berencana akan membuka rental komputer juga di ruko tersebut, dan memanfaatkan mesin foto copy sebagai printernya bias dikatakan mesin yang di gunakan Digital Multi-funtion.Dia juga mengimbuhkan semua pesaing datang dari semua foto copy yang ada, terlebih lagi fotocopy yang buka di sepanjang jalan tempat usahanya, bersaing secara sehat, dan mereka percaya rezeki orang itu sendiri- sendiri.Kalo kita mau berusaha dengan giat dan pantang menyerah pastilah Allah SWT akan memberi setimpal dengan apa yang kita usahakan,”jujur dikatakan para pembisnis fotocopy.

SimulasiLaba Usaha Fotocopy

Biaya modal perlembar/ Copy.
Mesin iR 5000 / 6000 ( Digital ) :
1. Kertas : Rp      25.000 : 500            Lembar                   = Rp    50 ,-
2. Tinta : Rp      95.000 : 20.000       Lembar                     = Rp      5 ,-
3. Listrik : Rp    100.000 : 39.000       Lembar                  = Rp      4 ,-
4. Tenaga : Rp    500.000 : 39.000 : 4  Karyawan             = Rp      2 ,-
5. Sp.part : Rp 4.000.000 :  2.000.000 Lembar                  = Rp      4 ,-
                                                                             Total            Rp    65 ,-

Keterangan        :
1. Harga Kertas Rp 24.000 ,- setiap rim ( 500 Lembar )
2.   Harga Toner / Tinta Rp 95.000,- untuk pemakaian 20.000 Lembar
3.   Pembayaran Listrik / bulan Rp 100.000,- untuk pemakaian 39.000 lembar / bulan   ( Estimasi 1 hari = 1500 lembar / 3 rim x 26 hari kerja )
4.   Tenaga operator dibagi 4 pekarja     :
a. Photocopy
b. Jilid
c. Laminating
d. Pelayanan ATK
5. Spare part Drum kit set Rp 4.000.000 ,- untuk pemakaian minimum 2.000.000 lembar

Ø  Pendapatan
          Rp. 2.500.000 perminggu x 4 = Rp. 10.000.000,-/bulan

Ø  Pengeluaran
Biaya Pembelian Bahan Baku :
1. Rp. 1.250.000,00  (pembelian kertas/bulan)
2. Rp. 250.000,00    (pembelian tinta/bulan)
Biaya Operasional Perbulan :
Gaji karyawan               = Rp.   800.000     / bulan
Membayar Listrik           = Rp.   4.000.000  / bulan
Biaya tak terduga           = Rp.   400.000     / bulan

Keuntungan
Laba Bersih : Rp. 10.000.000,00 – Rp. 6.700.000,00 = Rp. 3.300.000,00 / bulan


     Berbagi tips sedikit merawat mesin fotocopy, apabila mesin fotocopy macet. Intinya cuma pakai adc. Adc ( active drum cell) adalah suatu cairan kimia yang berguna untuk :
1. Melapisi drum (tabung) machine photo copy jenis assy (drum canon : np 6045, np          6050, np 6650, agfa : x 58, x 88 dll) sehingga memperkecil bolong yang terlihat pada          hasil fotokopi blok hitam, untuk hasil maksimal gunakan toner original.
2. Mengaktifkan drum cell mesin fotocopy yang sudah lemah, supaya drum mesin foto        copy tidak gampang nembak / konsleting, dan drum foto kopi yang belang bisa normal kembali,
3. Menghilangkan lembab yang membandel pada drum mesin fotokopi (sudah di braso,                     belum 1 bulan kumat lagi) yang menyebabkan hasil fotokopi kabur,
4. Mempertajam hasil fotocopy walau pakai toner kw2,
5. Merawat drum machine fotocopy agar usia drum panjang, dll


Sebagian besar Kerusakan mesin fotocopy terjadi umumnya pada Box Toner dan Developing unit yang di timbulkan oleh beberapa hal ini
1) Tinta/toner pada box toner utama mengeras/padat sehingga toner tidak menyuplai ke developing dan kerja motor pada box toner berat.
2) Gear motor dinamo supplay toner pada box aus sehingga tidakmenggerakan ulir pada box toner
3) Sensor pada box toner dan developing rusak atau kawat yang berfunsi menghapus pada dinding sensor developing tidak berfungsi atau lepas.
4) Konsleting pada motor dinamo box toner sehingga merusak transistor di DC Control yang berfunsi sebagai penggerak motor dinamo motor box toner.
E014
Pada dasarnya kerusakan ini terjadi pada motor pemanas yang dapat ditimbulkanoleh:
1) Konektor pada motor pemanas tidak terhubung.
2) Voltage pada konektor motor pemanas ,J106-B16(+),J106-B18(-) tidak menunjukan tegangan dari 0-5v di PCB DC control.
3) Bisa dsebabkan oleh ANTIRUSH rusak atau bearing pada upper rool dan lowwer roll pemanas keras dan tidak berputar.
E-0012

KERUSAKAN INTINYA TERJADI PADA MOTOR DRUM YANG BISA DITIMBULKAN OLEH:
1) Konektor motor drum (J601 dan J602 ) tidak terhubung maka periksalah dan hubungkan.
2) Cek konektor tegangan listrik pada J601dan J602 dimana tegangan yang harus masuk yaitu : J601-1 : 24 v, J601-2 : 0 v
3) Motor drum d control
matikan dan hidupkan mesin serta ukur tegangan pada konektor motor drum
J 602-2 : 5v
J 602-3 : 5v
J 602-1 : 0v
Apabila tegangan tersebut sesuai maka motor drum harus di perbaiki.Apabila tidak sesuai maka Control harus di perbaiki.
4) kerusakan ini bisa juga di timbulkan oleh AntiRush di belekang PCB DC Control rusak dan juga pintu utama kurang tertutup menekan switch pintu serta juga switch bypass tidak tertekan oleh pintu samping.
E010

KERUSAKAN TERJADI PADA BEBERAPA HAL YAITU:
1) Konektor main motor longgar atau tidak tersambung pada motor pick up yang ada di belakang pembuangan toner dekat motor drum
2) DC kontrol rusak dimana pada konektor (j108-A6 (+) 108-A8(-) ) Tegangan lisrik kurang dari 5 volt maka main motor harus kita perbaiki.
3) Kerusakan juga bisa terjadi pada PCB ANTI RUSH di belakang DC Control atau konektor nya longgar.
4) Terjadi juga apabila pintu utama penutupannya kurang rapat. E0001 -0004

Pada dasarnya kerusakan terjadi pada pemanas yaitu thermistor,sekering,subthermistor dan lampu pemanas.Tapi ada beberapa hal yang dapat menimbulkan kerusakan tersebut seperti:conector termistor dan sub termistor terdapat minyak silicon pada rumah conector tersebut.Kedua membran conector pemanas bagiab belakang kotor atau tidak koneksi pada lawan konektor maka harus kita bersihkan dengan alkohol.Dan terahkir biasanya ramregulator buat lampu pemanas rusak.
E0005-0dst
       Pada dasarnya kerusakan ini yaitu E0005 Adalah habisnya cleaningweb.Tapi setelah kita ganti dankita reset error mesin masih menampilkan tanda error E-0005 lagi. Maka terkadang kita bingung akan hal ter sebut.Lewat forum ini kami akan uraikan cara pengatasannya.Pertama kita tekan *28* copier, Counter , MISC, FIX web, lalu kita tekan tombol C (CLEAR) yang dekat tombol angka 0.Baru kita program error yaitu tekan *28* copier ,function. clear, err. Kemudian matikan dan hidupkan mesin. Semoga masukan ini berguna untuk para teman teman semuanya.    
       Pada dasarnya hardisk di mesin ir sama dengan yang ada dalam komputer yang butuh perawatan agar panjang umur penggunaanya.Hal yang harus kita perhatikan yaitu selalu bersihkan fentilasi didepan kipas hardisk agar udara yang masuk untuk pendingin hardisk lancar.Terusv jangan mematikan mesin waktu mesin lagi beroperasi.Kemudian perhatikan asupan listrik naik turun atau setabil dalam hal ini gunakan stabilizer.Terahkir Lihat jalur fentilasi kipas bawah panel ada yang pecah atau tidak,sebab apabila ada yang pecah akan menimbulkan panas yang berlebih pada ruang mesin.Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan semoga berguna.










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar